Terjebak Hasrat Terlarang Pria Ibu Kota
“Namun aku tidak menyukai pola pikir seperti itu. Bagiku, jodoh adalah anugerah Tuhan, darimanapun dia berasal. Tidak harus kaya, tidak harus terpandang, yang penting ada kecocokan dan kenyamanan. Aku juga bukan anak yang bangga dengan kekayaan orangtuaku. Aku bahkan tidak tertarik untuk mewarisi perusahaan ayahku. Aku hanya ingin hidup sederhana, dengan caraku sendiri.”
Pak Herman melanjutkan, suaranya perlahan menjadi lirih. “Hingga pada suatu ketika, saat kuliah, aku jatuh cinta pada seorang gadis dari keluarga sederhana, sangat sederhana. Orangtuaku menentangnya keras. Mereka mengatakan gadis itu hanya mengincar hartaku.”
Hot Chapters