SENDIAKALA
Seorang wanita menyambut dengan hangat, mempersilakan, mengiringi kami untuk memasuki rumah berwarna ini.
Aku mengikuti langkahnya, menyusuri setiap sudut dari halaman rumah warna-warni ini dengan mataku.
Dan beberapa detik saja, mataku tertuju pada sebuah ukiran bangunan yang bertuliskan Panti Asuhan Asih. Sungguh, hatiku sedikit pilu membacanya. Aku terlalu fokus pada kegembiraan anak-anak itu kala menemui Mbak Aiza, sampai tidak menyadari jika mereka adalah anak-anak hebat yang dititipkan di sini.
ตอนยอดนิยม