Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

Sesuai yang pernah diajarkan Bude Ijum padanya. Bude Ijum tersenyum. “Bagi Bude. yang namanya kopi itu temannya bukan cemilan. Tapi rokok,” ucapnya sambil mengeluarkan bungkus rokok dan mancis yang selalu dibawanya kemana-mana.
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
JANGAN NGAKU CANTIK

JANGAN NGAKU CANTIK

Flower duduk dan membuka tudung saji, bi Minah langsung membuat kopi kebangsaan majikannya. "Ini pancake siapa, kok sandwichnya masih banyak? Anak-anak belum pada sarapan bi, eh makan siang!" Flower memotong pancake dan mencicipinya. "Manis beud!" ia meringis lalu seruput kopi goodday cappucinonya pelan-pelan, disulutnya rokok sampoerna merah lalu dihisapnya.
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 109 Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

tukasku seraya sesekali membuang puntung rokok sembari melihat acara tivi. Tak lupa di atas meja ruang tengah sudah tersaji berbagai kudapan khas desa, bakwan sayur dan pisang goreng serta kopi panas yang masih mengepulkan uap panasnya. Nikmat. Setelah sekitar lima hari hidup di jalanan dengan bekerja sebagai sopir truk sembako antar kota, memang enak kalau menikmati secangkir kopi di sore hari. Kuraih cangkir berisi kopi panas dan kutuang di tatakan piring kecil. Ingin menyeruput kopi susu itu hangat-hangat.
17.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 511 Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
Menjadi Candu Sang Penguasa

Menjadi Candu Sang Penguasa

Ia tidak tahu, kalau hanya dirinya yang mabuk tadi malam/ “Tidak perlu. Aku tidak ingin merepotkanmu.” “Aku tidak pernah merasa direpotkan.” Moira pun membuatkan sarapan praktis untuk mereka berdua, setelah siap keduanya sarapan pagi bersama. Chris merasa beruntung karena bisa merasakan masakan Moira. Setelah sarapan bersama, Chris berpamitan pada Moira. Namun, Moira menghentikannya. “Aku ingin mengembalikan kalung rubi yang semalam kamu pinjamkan padaku.”
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

Kopi itu terlalu sayang untuk dilewatkan. “Kayu bakar dan kopi. Dua cara khusus untuk memanggil dirimu! Panther memang yang terbaik, bukan?!” ucap Coque terdengar begitu antusias. Merpola terlalu sibuk untuk menanggapi ucapan Coque. Wanita tua itu menyeruput dengan ekspresi yang tidak terlukiskan puasnya. “Kurasa aku sudah menemukan peracik kopi terbaikku,” gumam Merpola dengan lirikan kagum pada Coque.
9.733.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 962 Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
If I Could Not Have You No One Could

If I Could Not Have You No One Could

Dikeluarkannya ponsel, rokok dan pemantik api, dari saku celananya dan ditaruhnya didepan piringnya. Sesaat kemudian kopinya datang, diucapkannya terima kasih pada si pengantar, lalu diseruputnya pelan-pelan kopi tersebut. Dia memejamkan mata sambil menelan kopi tersebut. Dia mengecap bibirnya dan berkata pelan, “Aaahhh..” Dia membatin, “Nikmat mana yang kamu dustakan Nur? Tidak ada ya Allah.”
107.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 154 Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Dimas membuka laci terlarang—berisi biji kopi paling emosional yang pernah mereka simpan: Rasa Cinta yang Tak Pernah Diucapkan Rasa Penyesalan Pertama Rasa Tertawa Saat Sendiri Rasa Ditolak Tapi Masih Sayang Toyo mulai menyeduh campuran ‘Rasa Gugup Pertama Kali Pegang Tangan’. Randi meracik ‘Kopi Patah Hati Tapi Masih Sayang’. Dimas menyeduh sendiri ‘Espresso Perpisahan yang Tidak Sempat’. ---
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

Dia pun menaruh cangkir kopi meja tempat ku duduk. "Ya, makasih Mus." Segera saja ku seruput kopi pait yang masih mengepul itu. "Aaah nikmatnya!" Batin ku. Kuambil sebatang rokok uting yang ada diwarung Muslik. Dan mulai menyulutnya, kemudian kuhisap dalam-dalam dan mengepulkan asapnya keudara. Rasanya beban kusedikit berkurang seiring dengan kepulan asap yang membumbung keudara.
1066.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

POV Cahaya Aku sendiri merasakan kopi ku tadi tidak separah mulutnya alex, tetapi tak apa lah bikin lagi, emang bener sih kurang enak di lidah belakang sampai tenggorokan kaya ada yang mengganggu, yaudah bikin lagi, tinggal giling ulang. Aku terkejut melihat mereka berdua berbisik, “dua cowo itu ngapain bisik-bisik, kopi gua yang nggak enak atau apa ya?” “Udah lah, gua harus belajar bodo amat dan pelan-pelan pasti bisa.”
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 117 Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
Menjadi Istri Kedua CEO

Menjadi Istri Kedua CEO

tanya Adrian dengan wajah memelas dan muka bantalnya yang bercampur menjadi satu. “Hm,” gumam Anan seraya menyeruput kopi hitam buatan Kinar. Menikmati sensasi pahit dan panas yang melewati kerongkongannya, sejenak Anan membaui aroma kopi yang wangi tersebut dan mengembuskan napasnya keras-keras. “Kamu pernah mendengar kalimat bahwa jatuh cinta bukanlah sebuah kejahatan?”
1010.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 276 Beses bilang pantun kopi dan rokok
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status