Hot Sugar Daddy
Amanda melipat kedua tangannya di dada dan meneruskan, "Bagi Carissa, cinta tidak pernah ada dalam takdirnya. Aku tidak akan menyalahkan Carissa untuk sikapnya. Hidup di panti asuhan sebab orang tuamu membuangmu, entah gara-gara mereka memang tidak siap atau memang tidak pernah menginginkanmu ada untuk jadi bagian dari keluarga dan populasi masyarakat, rasanya pasti berat."
"Roda nasib tidak bermain adil pada setiap orang. Kadang-kadang kita dipecundangi hidup."
"Tetapi roda nasibku jatuh di panah keberuntungan. Aku menemukanmu," bisik Amanda yang lalu merendahkan kepala, membungkuk mendaratkan kecupan ringan pada keningku, jemarinya terulur menyisir rambut depanku yang berantakan.