Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Kecil sang CEO Tampan

Istri Kecil sang CEO Tampan

"Benarkah?" "Hm, aku dijual oleh Ayahku demi hutang. Awalnya aku marah dan tidak terima tapi lama-lama aku mencoba menerima takdirku." Nami menggigit bibir bawahnya. Dia tak menyangka Pujangga akan berkata seperti itu. Nami tersenyum nanar. "Menerima takdir?" Pujangga mengulas senyum tipis. "Bukan takdir, tapi nasib." Pujangga membuang napas. Dia mengulurkan tangan di depan Nami.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as pantun nasib
Read
+Library
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

Sampai akhirnya dia mulai membuat pantun-pantun lucu dengan menyebut karyawan di kantor ini. "Rasa sayange, rasa sayang sayange, lihat Andre dari jauh, rasa sayang sayange." Rupanya aku jadi korban pertama. Nyanyian pantunnya terdengar seperti ini, "Jalan sore bareng Arina, pepaya mateng manis rasanya. Lihatlah Andre pacar Arina, orangnya ganteng banyak duitnya." Suara tawa seru seketika terdengar di halaman kantor ini. Apa-apaan sih tadi? Astaga! Tapi boleh juga sih pantunnya walau rada ngasal. Tetap cakep!
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 551 Times as pantun nasib
Show Reviews (28)
Read
+Library
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Read All Reviews
Istri Galak Pak Dosen

Istri Galak Pak Dosen

desah sendu Nadira. Nathan kembali mengeluarkan kalimat bijaknya. “Nasib manusia akan berubah.” Namun, Nadira juga memiliki kalimat bijak untuk membalas Nathan, “Tapi Tuhan nggak akan merubah nasib manusia kalo manusia itu nggak berusaha merubahnya.” Nathan tetap menjawab bijak, “Kamu udah berusaha, kan. Jadi nggak usah cemas.” “Aku dijebak. Aku kesulitan keluar dari jebakan walau aku udah berusaha.” Tatapan Nadira masih sendu dengan wajah semakin kelabu.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as pantun nasib
Read
+Library
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Sementara ratusan manusia lain yang hidup bergelimangan harta dan kemewahan yang tidak pernah berakhir, perbandingan dengan kemelaratan tidak pernah seimbang. Bagaimanakah Tuhan membuat presentase yang adil? Tidak ada yang pernah tahu. Manusia ditentukan oleh usaha dan nasib dalam menjalani rentang usia mereka. Tidak ada yang bisa mempresiksi sedikit pun. Milly pernah berada di titik terindah hidupnya. Lapar, tidak memiliki tempat tinggal dan terusir dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Semua sudah ia jalani. Namun, pernahkah ia menuntut dan menanyakan nasib buruknya pada Penciptanya?
1088.5K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as pantun nasib
Read
+Library
Istri yang Diremehkan Ternyata Juragan

Istri yang Diremehkan Ternyata Juragan

“Kok cuma bentar, Nin?” “Iya, Bu. Ini martabak dari Mas Hendra.” “Ada apa, Nin?” Anin pun menceritakan apa yang baru saja dia lihat di alun-alun. “Kenapa Ira beruntung sekali ya, Bu. Usahanya lancar, calon suaminya kaya raya, keluarga calon suami juga terlihat sayang sekali sama dia. Beda sekali dengan nasibku.” “Huss! Nggak boleh kamu ngomong seperti itu. Nggak boleh iri sama keberuntungan dan kesuksesan orang lain.”
9.966.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as pantun nasib
Read
+Library
Ramadhan Senja Di Taplau

Ramadhan Senja Di Taplau

) "Lah salasai a dek ang?, Malu Bundo dek ang nak, mambana Bundo ka ang a, barubahlah ang nak, bisuak kok mati bundo jo sia ang ka bagantuang lai, iyo kok adoh taruih pitih awak, iyo kok nyo agiah taruih dek Tuhan awak kayo, kok indak ka joa ang hiduik,co tanyo den ka ang lu a,ndak buliah wak takabua do nak, sadarlah ang lai, awak ndak kakayo salamonyo do, kalau Allah menghendaki awak jatuah kini ko tingga mambaliak an talapak tangan se dek Allah nyo nak,jadi a lo nan ka ang sombongkan di dunia ko,baa lo nasib anak cucu ang bisuak ko hahh?" ( Selesai apa mu? Bunda malu dengan ulah mu nak, Bunda mohon berubah lah nak, suatu saat kalau Bunda meninggal bagaimana nasib mu, Iya kalau kita selalu
103.3K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as pantun nasib
Read
+Library
Dibalas Dengan Dusta

Dibalas Dengan Dusta

Tak mampu memproses otaknya untuk memberikan respon. “Aku mengatakan ini supaya kamu bisa berpikir bahwa dari setiap hal buruk pasti akan selalu ada hikmah yang bisa kita petik. Mungkin kamu akan mengatakan bahwa perbandingan ini tidak apple to apple, tapi poinnya adalah kepingan keberuntungan itu yang menyelamatkan kita.” “Ironis ya,” gumam Kinan lirih. “Dulu aku selalu dikasihani karena belum bisa punya keturunan, lalu ketika mengajukan gugatan, aku dibilang beruntung karena belum ada tanggungan.”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as pantun nasib
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

😀 KALAU ENGGAK, WAJIB SHARE SIH MENGENAI PERAYAANNYA. Lalu tulisannya bukan Panjalu menang, tapi 👇👇 CUKUP SAMPAI DI SINI UDAH DULU YA SENJAKU TELAH PERGI USAI MAAF, CUKUP SINGGAH AKU KALAH PATAH AKU PERGI DULU RETAK DIRIKU BODOH HILANG PAMIT TERLALU TEGA GAGAL HALUS, TAPI KASAR
103.4K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as pantun nasib
Read
+Library
Dalam Genggaman sang Mafia Dingin

Dalam Genggaman sang Mafia Dingin

"Sungguh malang sekali nasib kamu menikah dengan wanita itu, Roy. Andai saja kamu tidak bersikeras untuk menikah wanita panti asuhan tidak tahu asal-usulnya, mungkin nasib kamu tidak seburuk ini. Memang benar apa kata orang dulu, kalau nasib buruk itu bisa menular. Contohnya saja kamu dari istri kamu itu." "Tidak ada penyesalan yang datang dari awal, San. Jika akhirnya seperti ini, siapa yang ingin terus melanjutkan semuanya dari awal? Nasi sudah menjadi bubur. Aku sudah terlanjur masuk ke dalam jurang kegelapan karena Aleta. Ibuku sakit dan hutangku dimana-mana. Mau bagaimana aku akan melanjutkan hidupku? Berat sekali beban yang harus aku pikul sendirian di dunia ini."
10933 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as pantun nasib
Read
+Library
Nasib Dikelilingi Tetangga Julid

Nasib Dikelilingi Tetangga Julid

Bu Tut merasa tertampar dengan ucapan sarkas Rani. "Huh, dasar pelit kamu! Orang pelit itu nggak mau kaya?" Rani jengkel dengan ucapan Bu Tut. Tetapi, Rani terpikir untuk membalasnya dengan elegan dan balik membuat Bu Tut jengkel. "Justru saya pelit supaya bisa kaya, Bu! Bukankah hemat pangkal kaya? Hemat itu 'kan artinya menghargai apa yang kita punya? Menghargai apa yang kita punya sama saja dengan pelit menurut pandangan orang! Seperti Bu Tut." Di akhir kalimat dia melirihkan suaranya.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as pantun nasib
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status