Tertawan Cinta Kakak Ipar
Hembusan napas berat terdengar dari mulut Rafan.
"Itu hal yang wajar, namanya juga baru kehilangan. Semua orang pasti merasakan itu, tapi yang tidak wajar adalah ketika kau mengingatnya kau justru terdiam diri dan tenggelam di tengah aktivitasmu. Menurutku itu salah, akan menjadi sesuatu yang percuma ketika kau melakukan aktivitas, tapi aktivitas itu terhenti karena pikiranmu itu. Bukankah itu sama saja seperti yang kau lakukan sebelum hari ini? Aku tidak menuntutmu untuk melupakan segalanya. Untuk melupakan kesedihanmu, kenanganmu, dan juga kebahagiaan waktu itu. Cobalah untuk berpikir ke depan bahwa suatu saat nanti kau akan merasakan momen itu lagi. Untuk bisa merasakan itu, kau harus seh
Hot Chapters