Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelukan Terlarang

Pelukan Terlarang

Tapi di sana, di atas meja, ada kertas kecil terlipat dengan tulisan tangan rapi: > “Rumor baru sedang naik. Kali ini, bukan cuma gosip — tapi laporan.” Hana menatap kertas itu lama, jantungnya berdegup kencang. Matanya beralih ke arah CCTV di sudut langit-langit. Lampu merah kecilnya berkedip. Apakah itu kebetulan… atau peringatan lain? --- 📖 Cliffhanger akhir:
10933 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Gairah Terlarang Sepupuku

Gairah Terlarang Sepupuku

Bulir-bulir bening yang menggenang di pelupuk matanya akhirnya luruh juga menuruni kedua sisi pipinya. "M-mas J-j-jagad ...," akunya kemudian. ***
1068.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai pelupuk
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
EYN
Tiap hari ga sabar tunggu bab barunya. Penasaran terus. Sebel sama Jagad kok ndak sat set. Jengkel sama Leo, kaya ga punya dosa aja! Kasihan sama Sky juga sebenarnya, tapi gimana lagi? Ini resikomu, Sky. Trus Emak si Jagad sama Sky, arrgh... pengen aku buang ke laut. Ayo crazy up, Kak. Semangt.
Jeo Anne
biasanya cerita di novel lain tuh musuhn dulu baru syang2an inimah kebalik...bagus Thor aku sampe baper nih, pdhl tadinya ga mau sampe terlalu baperlah cukup ceritanya Ananta n andara kmrn2 sampe kebawa mimpi...haha. KLO udh gni aku berharap Leo jd suami baik2 nerima sky apa adanya
Baca Semua Ulasan
Luka dan Rahasia

Luka dan Rahasia

Aroma woody yang fresh menambah kesan manly dan mewah seorang Reyhan. Alexa menepuk pelan dasi dan kerah bosnya setelah dirasanya penampilan Han sudah lebih rapi. Detik berikutnya tatapan mereka beradu. Han menatap lurus pada Alexa, dari jarak sedekat ini dirinya baru menyadari bahwa Alexa memiliki mata yang sangat indah. Memiliki kelopak mata yang besar dengan bola mata yang kecokelatan. Sorot mata yang teduh dan menenangkan. Namun itu tidak berlangsung lama karena Alexa segera menegakkan badannya dan kembali duduk di kursinya tadi. Alexa berdeham. “Lo acak-acakan banget tau ga?” Ucapnya sambil mendelik. Alexa tiba-tiba menggunakan mode informalnya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Kelabu

Kelabu

ucap Raka dengan suara dibuat-buat layaknya anak kecil. “Ayo!” Mendengar hal itu, Leo langsung saja mengeratkan pelukannya di pingggang Raka sambil menyeringai kesenangan. Di salah satu sudut ruangan, seorang gadis muda nampak fokus pada kertas yang baru saja ia penuhi dengan coretan indah. Alisnya saling bertautan dengan mimik yang nampak serius. Netranya pun menajam memperhatikan setiap detail pada gambarnya itu. Sebuah gambar wajah yang tercipta dari coretan bolpoin.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
The Anaxtra : Petualangan di Pulau yang Hilang

The Anaxtra : Petualangan di Pulau yang Hilang

bantah Anaxtra "Kalian lihatlah dengan teliti, bentuk dari gundukan ini seperti bujur sangkar, dan ini terjadi pasti bukan kebetulan" "Maksudmu ada orang yang membuatnya?" Tebak Lilia. "Tepat, gundukan ini seperti berbentuk bujur sangkar yang bertingtingkat,mulanya dari paling atas dengan luas paling kecil, semakin ke bawah ada penambahan sekitar 6 kaki dari petak di atasnya"
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Buruk Rupa

Buruk Rupa

ucap Argan dengan cengirannya. "Sudah-sudah! Otak kamu semakin lama semakin hancur! Service kembali tuh otak depan, belakang, atas, bawah, kanan, sama kirinya." "Pak! Sekalian aja bilang semuanya. Nggak usah capek-capek ngomong gituan. Toh juga aku tau Bapak sekejam ini dengan uwak Pak." dramatis Argan.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
LUKA TERPENDAM

LUKA TERPENDAM

lanjutnya pelan Sebelumnya di Apartemen Aksa terbangun saat bebrapa jam sudah terbaring di sofa, kemudian melihat jam pada dinding yang tertempel di dinding yang menunjukan jam setengah delapan malam. Kruk krukk Aksa melihat perutnya yang berbunyi “Astaga” Gumamnya saat merasakn perutnya meminta untuk di isi, dengan berat ia beranjak tempat duduknya berjalan menuju dapur, Aksa membuka isi kulkas namun nihil tidak ada makanan hanya ada Minuman kaleng saja dan beberpa buah-buahan Aksa mengambil satu buah apel untuk mengganjal perutnya.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Saya harap juga begitu, Bu. Bibir Ibu memang menebar senyum hari ini, tetapi duka di mata Ibu, tidak bisa Ibu simpan terlalu lama. Dia bisa membusuk, Bu.” Aku menatap Dayu dengan mulut menganga. Anak muda ini luar biasa. Dia bisa membaca ‘isi dalam' hatiku, hanya sekali berjumpa saja. Eh, tunggu, apakah memang baru kali ini kami berjumpa? Rasanya aku pernah melihat wajah oval dengan sorot mata lembut itu, tetapi entah di mana.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Pelampiasan

Pelampiasan

Kelopak mata Linda terpejam, dia tidak menyadari jika saat ini Nelvan telah mulai bersiap melakukan hal yang lebih dalam lagi. Sesuatu yang telah siap di bawah sana di buka oleh Nelvan, bibir Linda terbuka dengan perasaan campur aduk begitu benda tumpul itu telah berusaha untuk di dorong masuk, masih saja terlalu besar untuk milik Linda yang sempit.
9.7303.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status