Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Part 3 Elora terjaga lebih awal pagi itu. Langit masih gelap, dan suasana di sekitar klub yang hingar-bingar itu terasa sepi. Namun, ada sesuatu yang berbeda dalam dirinya. Semalam, setelah ia selesai bekerja, perasaan yang datang padanya bukan lagi rasa kosong atau perasaan terperangkap. Ada kekuatan yang tumbuh, meskipun ia tak sepenuhnya tahu darimana datangnya. Ia menatap bayangan dirinya di kaca, wajahnya tampak letih dan hampa, namun ada sorot baru di matanya. Seperti ada secercah harapan yang perlahan muncul.
830 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

akhirnya dia bisa mengeluarkan kalimat itu saat pria itu menggelilinginya dan kini berdiri dihadapannya. “Bolehlah! Aku setuju dengan Julian, menurutku kau hampir sempurna! Semua pas, cuma ada sesuatu yang mengganggu. Tahi lalat itu sangat mengganggu tapi terlihat eksotik karena letaknya tidak biasa. Siapa namamu?” ucapan pria itu membuat temannya yang duduk ditengah mengalihkan perhatian memandang Bella.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

ucap Leo pelan. *****
9.7435.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Glek. Dengan suara "Bugh" yang basah dan teredam, massa lunak merah muda semi-transparan tiba-tiba membengkak keluar dari lubang leher. Ia tidak memiliki fitur wajah yang jelas; hanya garis besar transparan yang samar-samar menyerupai ubur-ubur atau gurita yang bisa dilihat. Ia berdenyut berirama di tengah, seperti jantung yang terpapar udara, atau paru-paru yang bernapas.
9.67.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Luka Cinta

Luka Cinta

Serunya kembali dan itu sudah cukup untuk meyakinkan rungu Alana, bahwa dia tidak salah mendengar. Mendadak sekali kedua matanya berembun, dia lirikan bola matanya kesembarang arah, agar cairan yang sudah mulai menumpuk di pelupuk matanya tidak meluncur. "Al, kamu kenapa?" Tanya Ayra kala melihat reaksi Alana yang diam saja. Lantas Alana pun tersadar, lalu mencoba menarik kedua sudut bibirnya. "A-aku, ter-terkejut, sungguh Kak. Waw!" Responnya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

Luka di dahinya telah menutup sempurna, hanya menyisakan bekas luka tipis berwarna perak. Kulitnya tampak lebih cerah, seolah-olah memancarkan cahaya sendiri. Namun yang paling mengerikan adalah matanya—cokelat matanya yang hangat kini memiliki lingkaran perak tipis di sekeliling pupilnya. "Kamu sudah terlalu banyak bicara," ucap Arina. Suaranya terdengar berbeda, ada getaran frekuensi rendah yang mirip dengan suara Juno saat sedang marah.
10287 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Konten Marriage

Konten Marriage

Ketika turun dari bus udara alam alami membuat hidung betah menghirup dalam-dalam, tiada polusi di sin. Aira sampai memejamkan mata, tangan membentang sempurna. Tiba-tiba dari arah belakang Lukman menjawil kupluk yang ia pakai sampai jatuh. "Jangan bengong di jalan oi," keluh pria berkulit hitam, satu mata berkedip pada Aira, tanda jika dia bercanda. Ana memungut kupluk, memberi pada Aira. "Welcome to Appenzell. Banyak tempat rahasia untuk memadu kasih."
9.816.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai pelupuk
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
WarmIceBoy
Terima kasih yang sudah mau membaca, semoga kalian betah. Saya akan berusaha update cepat dan meminimalis typo. Maaf jika masih banyak kekurangan. Semoga novel ini bisa menghibur. Tinggalkan saran, kritik, masukan, dan review kalian, ya. jika iklas bisa memberi diamon :) Selamat membaca~
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Noda Dalam Luka

Noda Dalam Luka

Menciumi penuh kasih sayang, pada wajah mungilnya yang lugu. Kubersihkan kaki Rere yang kotor dengan air termos. Ada pacet sebesar jari kelingking, yang menempel di tangannya. Aku menatap dengan air mata, yang berderai. Sampai pacet itu jatuh sendiri, kemudian berlalu pergi. Pacet ialah sejenis lintah berwarna hitam, yang menghisap darah. Jika musim hujan bisa terdapat banyak pacet di sekitar gubuk.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

Plakk plakk plakk. Tamparan mendarat telak 3 kali di pipi Riri. Terasa perih akibat luka sobek dari tamparan tangan yang kekar itu. Tak cukup sampai disitu, lelaki itu mengambil sebuah lakban untuk menutup mulut Riri yang memberikan umpatan dan makian kepada lelaki gila itu. "Jangan nakal, Sayang! Aku tak pernah menyentuh wanita sembarangan. Biarkan aku menunjukkan betapa hebatnya aku dalam bercinta."
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Gadis kecil itu telah mempersiapkan kantong plastik dari rumah untuk memburu kupu-kupu, sayap yang hendak dipinjamnya untuk terbang mengelilingi bumi. “Kak, aku mendapat capung!” Caca berteriak. Dua tangannya ditangkupkan, ia menangkap tubuh capung mungil. Capung jarum, perutnya panjang hijau kehitam-hitaman, sayapnya tak selebar capung luncur, namun bagi mereka serangga mungil itu tetaplah menawan ketimbang rintik gerimis yang akan segera turun. “Capung?” Fira sedikit terusik. Ia mendekati adiknya, Lala dibiarkan berbaring menelisik rumput lapangan, menggoda semut-semut yang sedang mengangkat bangkai ulat.
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai pelupuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status