BUKAN SALAH IBU
"Kita membutuhkannya untuk memperjuangkan hak-mu Bella. Karena kita berhadapan dengan orang-orang tamak."
Suara Ibu tegas dan getas. Aku terdiam. Ibu memang benar. Baru semalam aku melihat akte kelahiranku. Di dalamnya tertulis nama Ayah dengan jelas. Rupanya dulu, Ibu memiliki fotokopian buku nikah hingga saat aku lahir, akte kelahiranku tetap bisa dibuat. Aku juga melihat kartu keluarga milik Ayah dan Ibu. Ibuku memang memiliki cinta yang terlalu besar untuk Ayah. Tapi beliau juga punya cara berpikir yang lugas dan maju ke depan. Kata Ibu, sejak pertama kali Ibu tahu aku berada di rahimnya sementara Ayah tak kunjung pulang, Ibu telah mempersiapkan diri, jangan sampai di kemudian hari, aku
الفصول الرائجة