Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tukang Bakso Jadi Miliarder

Tukang Bakso Jadi Miliarder

… Di ruang kendali orbit, Kira Voss dan timnya tengah membedah sinyal-sinyal baru yang mulai terdeteksi dari sistem Mars-Omega. “Kau yakin ini bukan hanya pantulan komunikasi biasa?” tanya Razak. Kira menggeleng. “Tidak. Ini sistem baru. Mereka menyebutnya: ‘Lidah Generatif’. Sebuah proyek untuk menciptakan bahasa rasa yang bisa mengatur persepsi manusia terhadap makanan.” Ghenadie menyela. “Mengatur?” Kira menghela napas. “Lebih dari itu. Mereka menciptakan algoritma untuk membuat manusia merasa kenyang dan puas hanya dari bau sintetis dan impuls neuro-lidah buatan.”
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang peta lidah
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Dagda menusukkan pedangnya ke depan lagi, dan cahaya merah pun melesat tepat ke lidah besar Kodok Es. Lidah Kodok Es bisa menembak sejauh 20 meter dan terdapat cairan lengket dan menjijikkan di atasnya, juga sangat dingin. Cairan itu akan menempel pada apa pun yang tersentuh lidah tersebut, dan lapisan es akan terbentuk di sekitar tempat yang disentuhnya. Kecuali mereka merobek daging mereka, mereka akan benar-benar terbungkus oleh lidah yang panjang, dan tidak akan pernah bisa keluar.
9.16.9M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 145.9K Beses bilang peta lidah
Ipakita ang mga Review (2320)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Raka Abqary
karakter seperti ini yg pling bgus crtanya..tegas,berani,kuat & bsa mnyelesaikn mslahnya tnpa keraguan,,gk sprti "darill darby",buset dah lu,,klah mulu,,msuhnya lbih kuat drinya,brtingkh konyol,gk fokus ke mslahnya,yg diingatnnya hnya mmperbanyak wnita..bkn musnahkn msuh..ap lgi "philip clarke".....
Basahin ang Lahat ng Review
Suamiku Pengacaraku (Bahasa Indonesia)

Suamiku Pengacaraku (Bahasa Indonesia)

seru Lidya di ambang pintu, para ibu-ibu seketika terdiam. "Oh ya Kak, kalau ada bunga lidah tetangga nggak usah dibawa pulang ya, nggak bakal ada yang beli nggak ada harganya mending dikasih ke ikan nirwana saja," lanjut Lidya sengaja memanasi Wak Halim dan temannya. "Jangan lupa angkat jemuran ya, Dik. Kakak pergi dulu, assalammualaikum," pamit Haziya segera melajukan motornya.
108.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 315 Beses bilang peta lidah
Read
+Library
Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Dia langsung melihat Kevin dengan tatapan campur aduk: sedikit kesal, sedikit bingung, tapi juga ada rasa ingin tahu yang nggak bisa dia sembunyikan. “Kevin, apa-apaan sih kamu ini?” ujar Lidya, suaranya sedikit serak. Dia berusaha menarik tangannya, tapi genggaman Kevin cukup kuat, namun tetap lembut. Kevin cuma tersenyum kecil. Senyum yang kini tanpa ada sedikitpun niat terselubung. Dari balik selimut biru itu, ia mengeluarkan sesuatu yang membuat Lidya terpana. Seekor anjing kecil berbulu halus, Mini Pom berwarna krem, mirip bola kapas berjalan yang hidup. Anjing itu lucu banget, langsung menggoyang-goyangkan ekornya dengan riang, menjilati jari-jari Kevin seolah minta perhatian.
3.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 96 Beses bilang peta lidah
Read
+Library
PETI KE-13

PETI KE-13

Sosok itu menghilang sesaat—dan Reza mengira semuanya berakhir. Tapi tiba-tiba… Sesuatu menyentuh bahunya. Lambat. Dingin. Kasar. Seperti jari-jari yang sudah lama membusuk. Reza menoleh—dan tidak ada siapa pun. Tapi ia mendengar bisikan... dari dinding... dari lantai… dari langit-langit. Bisikan yang sama berulang-ulang: “Peti ke-13… sudah dibuka…”
658 viewsOngoingIdinagdag sa Library 22 Beses bilang peta lidah
Read
+Library
Hasrat Bukan Menantu Idaman

Hasrat Bukan Menantu Idaman

Serta merta ia menjalarkan jilatannya kearah apem, dengan segera lidahnya menggantikan fungsi jari telunjuk tangan kanannya, dijilatinya seluruh permukaan lipatan apem Vena yang merekah, sambil nafasnya tersengal memburu, didorongnya lidah kasarnya dalam rongga nikmatnya sampai jauh ke dalam. Digerak-gerakkan maju mundur lidahnya hingga Vena pun kelojotan, dua tangan Vena meraih kepala Hendi, ditekan-tekankannya masuk jauh di selangkangannya, harapannya supaya lidahnya bisa masuk jauh ke relung kenikmatannya, sedang kepala dan badan Vena melikuk-likuk belingsatan menahan dera kenikmatan yang disetir oleh Hendi di bawah sana. Ada pun kepalanya dilemparkannya ke kiri dan ke kanan sambil meraca
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 88 Beses bilang peta lidah
Read
+Library
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Rangga melirik ke arah Pandhita Kanwa dan dua cantriknya, tapi mereka sama sekali tidak terganggu dengan suara-suara teriakan aneh dari dalam api maupun melihat lidah-lidah api yang melesat ke angkasa. Saat kayu bakar mulai jadi abu, Rangga melihat Lidah api terakhir yang berwujud seperti bayangan manusia. Lidah api itu berhenti tepat di depan wajah Rangga, meliuk seperti ular menari, membuat wajah Rangga terasa panas karena lidah api itu begitu dekat di wajahnya.. Lidah api itu seolah ingin mengucapkan terimakasih pada Rangga. Sejurus kemudian, lidah api besar itu bukannya melesat ke angkasa tapi lidah api besar itu melesat masuk ke tubuh Rangga. "Aaaarrrrrgghhh!"
105.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 205 Beses bilang peta lidah
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

“Abang berjanji, bila abang sudah berhasil membalaskan dendam, abang akan melepaskanmu pergi selamanya. Dan kau bisa hidup damai di alammu. Biar abang saja yang menanggung semua darah yang akan tertumpah di sini.” Lela mengambil perkamen itu dan menatapnya sayu. Perlahan muncullah huruf-huruf aneh di permukaannya seolah tercap dengan besi panas. Huruf-huruf yang hanya Lela dapat melihatnya. Bibirnya bergerak membaca sederetan tulisan asing. Di kepala ia paham maknanya, tapi sulit untuk dialihkan ke bahasa ibu. Sebuah bahasa yang lebih kompleks dari bahasa manusia. Bahasa dewa.
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 167 Beses bilang peta lidah
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Apa... Baju?" "Maju, kataku!" bentak Penghulu Petir. Tapi suara bentakan itu membuat si Latah Lidah kaget dan berseru, "Maju! Iya, iya... maju. Ciaaat...!" Si Latah Lidah tahu-tahu melayang dan menerjang Hantu Laut dengan tendangan terbangnya. Senjata pisau besarnya dicabut dan digunakan untuk membabat kepala Hantu Laut.
1028.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 878 Beses bilang peta lidah
Read
+Library
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Peta itu terbuat dari es, dan memperlihatkan dengan jelas setiap wilayah yang ingin mereka ketahui. Sebuah peta yang begitu ajaib. Jika Lanting Beruga mengatakan ingin melihat satu wilayah, maka peta di dinding itu akan secara otomatis memperlihatkan wilayah yang ingin diketahui oleh Lanting Beruga. Namun, sayangnya peta itu tidak mengenali bahasa yang digunakan oleh Lanting Beruga, lebih dar itu, peta memang tidak akan bekerja jika yang memberi perintah selain dari pada tuannya.
9.33.2M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 104.6K Beses bilang peta lidah
Ipakita ang mga Review (1034)
Read
+Library
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
34567
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status