Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

Sebuah kalimat yang terukir di sana jelas merontokkan dan menghunjam telak. Katakan annyeong pada mini-mini. Shin Yunki junior sudah datang ^^ Rasa sesak itu kian menjadi tatkala Yunki mengingat bagaimana manik itu bergetar menatapnya. Sial! Aku telah menyakitinya.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

Meski hidangan siang itu hanya berupa singkong rebus yang dicocol ke dalam mangkuk cacapan sambal terasi pedas, rasanya tetap nikmat bukan main di lidahnya yang mulai beradaptasi dengan kemiskinan. Paman Ojak kemudian melangkah masuk ke bagian dalam rumah yang remang. Tak lama, dia kembali dengan membawa sebuah kotak kayu seukuran seperempat kardus mi instan yang kondisinya sudah tertutup rapat dan terpaku kuat di setiap sudutnya. “Buka pakai ini saja, Tuan Muda,” Paman Ojak menyodorkan sebuah palu besi tua.
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 659 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Kenape? Saking banyaknya duit elu, gitu? Swombooong ….” “Bukan! Mijon bin suujon aje lu, Mbak!” “Lah, terus?” “Duit gue recehan koin semua! Gimana caranya tu rayap mau ngabisin?” “Bwahahahaha … rontok gigi rayapnye, ye, Rin?” “Mau masak apa, Mbak?” “Mau masak menu makanan khas Minang!” “Bwiiih … rendang?”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

"Tinggi menjulang, kulit putih, rambut gondrong diikat rapi, sedikit berjambang, kesan mukanya galak nan seram tapi tampan. Hihihihi." "Sama saya tampanan siapa Mbak?" godaku. "Mas gondrong kemana-manalah," lalu dia pun pergi meninggalkanku yang tengah mendongkol. "Buka Ca!" perintahku. Caca membuka kresek berwarna ungu, wah ayam penyet dua porsi dan juga kresek putih berlogo Indonesiamaret kubuka dan tampaklah air mineral tiga botol, roti, biskuit, cokelat wuih komplet.
9.9124.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

sapa Hilma "Iya" ucap Mila singkat lalu berpaling ke teman sebangkuya "Eh Mulik temenin aku yu.. gabung sama teman lainnya, aku bete banyak banget teman Mini jadi aku ajak kamu aja" "Ok Mil, kamu jangan cuekkin aku yah? loh awas" jawab Mulik "Masa teman aku, aku cuekkin sih"
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
BUKAN ISTRI LEMAH

BUKAN ISTRI LEMAH

Kubawa botol air mineralku untuk mendukung rencanaku. “Mbak, aku mau pesen bakso uratnya satu, pake mie putih aja dan gak usah pake lama ya!” “Ada lagi, Bu?” “Udah, Mbak. itu aja. Aku duduk di dekat pot itu ya!””
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Dikira Suami Pengangguran, Ternyata ...

Dikira Suami Pengangguran, Ternyata ...

"Ah gak tahu, kalau itu sih kayaknya enggak deh Na. Soalnya katanya si Yuni pake catering 'kan buat hajatan si Mala? Ya otomatis makananya juga terima jadi dan terbatas. Alhasil kita jadi gak bisa umpet-umpetin daging mentah kayak dulu." Hah? Aku bingung sendiri. Umpetin daging mentah? Maksudnya apa dah? Buat apaan mereka umpetin daging mentah? "Yaah padahal mayan Bu dagingnya bisa kita jual. Kemaren aja 10 kilo laku sejuta dua ratus 'kan?" "Iya." Buseeet. Aku lagi-lagi geleng-geleng kepala. Mereka itu emang yah. Bener-bener.
9.7136.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Musuh masa kecil: kembali mengusik (hati)

Musuh masa kecil: kembali mengusik (hati)

"Mau apa? Roti semir? Atau ada tahu petis ini, baru matang." Reya menatap tumpukan tahu petis itu dengan mata berbinar. "Mas, kasih saya tahu petisnya lima, sama roti semirnya dua. Oh, donat gula itu satu juga deh!" Ayu hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat porsi sarapan sepupunya. "Rey, kita kan mau ke Mbok Sum juga."
442 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Masakanku Tak Lagi Dimakan

Masakanku Tak Lagi Dimakan

ucapku setelah menyalakan mesin. "Aku mau," teriak Malika di jok belakang membuat Zahra menepuk keningnya sendiri. "Selama itu tidak mengganggu jam kerjamu, nggak apa-apa, sih." "Insya Allah tidak. Kalian ada rekomendasi tempatnya?" "Ada Om. Di sana tempatnya enak biasa dipakai nongkrong anak-anak muda yang lagi pacaran," celutuk Marsha.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Cutie Bodyguard

Cutie Bodyguard

"Kutunggu di sana, jam 7 malam." "Abang traktir aku makan." "Iya." "Aku mau soto Betawi." "Sip." "Tambah macaroni schotel." "Hmm." "Desertnya, pie buah satu loyang dari tokonya Kak Falea." "Kamu kesurupan?" "Ho oh. Ketemu hantu ala Jepang di tempat proyek." "Cewek baju putih, atau yang pakai kimono?" "Kimono."
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status