Cinta Manis Masa Sekolah
Beberapa kali Nia melirik nampak cemas padaku, melihat kekhawatirannya, aku terus berusaha tersenyum untuk meyakinkan, bahwa hari ini aku akan baik-baik saja.
Pandanganku beredar, lalu tertuju pada halaman sekolah yang luas, tempat kami mendirikan tenda beberapa bulan lalu, di saat aku menemukan sumber kebahagiaanku, namun sekarang tempat itu di penuhi berbagai macam poster ancaman yang ditujukan kepada ketua osis mereka.
"Kemarin, anak-anak sepakat buat petisi supaya Kak Wito berhenti jadi ketua osis"