Sang Pewaris
Tetapi sang kematian pun kini sudah tidak sabar lagi, dia tampak melongok dari ambang pintu.
“Ingatlah, Wira! Engkau adalah pewarisku, saksi hidupku.” Aryo mengatupkan rahang, menahan perih yang kian mengombak.
Matanya kemudian dipejamkan. Wajahnya tenang dan ikhlas. Wasiatnya sudah tersampaikan dan pewaris telah terpilih. Dalam gelap tabir penghujung hayat dia mengilas balik sepanjang kenangan, segala cita dan cinta, sembari menanti Wira menunaikan pinta.
ตอนยอดนิยม