Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kutukan Liontin

Kutukan Liontin

Pemandangan mengerikan itu terlalu berat untuk mereka cerna. "Hoak!" "Hoak!" Beberapa pasukan keamanan tidak kuat menahan rasa mual. Mereka berlari menjauh, membungkuk dan memuntahkan isi perut mereka di semak-semak. "Sial! Twilight brengsek! Membunuh tanpa aturan!" umpat seorang pasukan yang baru selesai memuntahkan isi perutnya, wajahnya pucat pasi. "Gila! Anak kecil itu membunuh dengan sadis... Apa mereka tidak merasa mual melihat isi perut yang keluar itu?" tanya yang lain dengan nada jijik dan ngeri, tubuhnya bergetar.
653 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai phobia kutu
Baca
+Pustaka
Red in Us

Red in Us

Jika berurusan dengan keluarga dan orang-orang yang sudah lama dikenalnya, maka sikapnya akan menyebalkan seperti biasa. “Mari, Bu,” pamit beberapa orang saat elevator berhenti di lantai satu. “Mari,” balas Katha. “Jangan lupa dibeliin sampo anti kutu sepatunya, Bu,” canda mereka. Katha tertawa. “Nggak, deh. Saya mau beli obat penyubur aja, biar kutu-kutunya beranak-pinak. Kali aja bisa dimasukin ke dalam peyek.”
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai phobia kutu
Baca
+Pustaka
Suamiku Dingin!

Suamiku Dingin!

Meskipun jujur, Keyla juga mengakui itu secara diam-diam dan malu-malu seperti seekor kura-kura yang bersembunyi dalam tempurung miliknya. "Kamu menyetujuinya?" tanya Keyla lagi. Penasaran. Habisnya, pemuda masa kini mana ada yang mau dijodohkan-jodohkan kecuali dia penyuka sesama jenis, cacat, atau bahkan ...? STOP! Keyla mulai memikirkan yang memang ingin dia pikirkan. Apakah pria berbadan tinggi tegap yang berdiri di belakangnya tidak bisa 'berdiri'?! Oh, No!! Lebih baik Keyla mati digigit Bulldog Ant yang masuk dalam Guinness World Records sebagai semut paling berbahaya di dunia. "Tentu saja."
1054.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai phobia kutu
Baca
+Pustaka
Koloni Betaverse

Koloni Betaverse

Dia lupa bahwa Profesor Munir orang yang sangat higienis, terobsesi dengan kebersihan, atau istilah ilmiahnya yang lebih suram, pengidap misofobia, yakni ketakutan berlebihan akan kontaminasi kuman dan kotoran. "Jangan salah sangka, Say!" Profesor Munir mengalungkan kartunya. Dia menangkap perubahan pada raut muka gadis itu. "Aku disebut fobia kuman. Artinya aku hanya khawatir kepada kuman, bukan yang lain. Aku normal. Aku menikahi istriku saat umurku dua puluh lima tahun dan sampai akhir hayatnya aku tak pernah ragu memegang tangannya di setiap kesempatan. Bahkan, kami dikaruniai tiga orang anak. Putriku yang paling bungsu seusia denganmu."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai phobia kutu
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Aku takut naik kendaraan." Cakra terpana. "Kakek adalah pendekar tanpa tanding, masa takut naik kuda?" "Saat belajar naik kuda di masa kecil, aku sering jatuh dan pernah terinjak, aku jadi trauma." Cakra terdiam tak percaya. Pendekar paling sakti phobia naik kuda? Sungguh aneh! "Anak muda," panggil Ki Gendeng Sejagat. "Boleh aku minta air mata bidadari?"
9.946.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai phobia kutu
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Satu Atap

Satu Atap

Orang aneh dengan ketakutan irrasional yang selalu mengikuti? Lisa pernah, bahkan sering. Ia tidak ingat kapan perasaan semacam itu muncul. Tapi kejadian beberapa tahun silam mungkin menjadi penyebab utamanya. Kejadian yang membuatnya takut dan benci dengan hewan bernama cicak. Fobia memalukan, meskipun sebenarnya masih dalam tingkatan rendah. Tubuhnya akan bereaksi hanya jika objek yang ia takuti asli dan ada di depan mata. Selain itu, ia akan bereaksi kaget dan panik saja.
9.6150.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai phobia kutu
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
IamBlueRed
Hai, pembaca Satu Atap! Aku harap kalian suka ceritaku dan nggak lupa kasih review. Ehe. Ini cerita baru jadi butuh review buat hidupin bintang di Satu Atap. Yaudah, gitu aja. Thanks atas partisipasi kalian yaudah buka part locked. Terima kasih banyak.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pesona Wanita Terkutuk

Pesona Wanita Terkutuk

“Itu—” “Kupikir aku harus berterima kasih pada guruku, karena sudah memberitahukan informasi itu. Dan satu hal yang pasti, Tenebris bukanlah makhluk yang waras. Tak hanya kutukan racunnya yang berbahaya, rasa lapar mereka juga tak dapat dikendalikan. Mereka kanibal, Kaizer. Karena itulah orang-orang itu harus dienyahkan sebab kitalah makanannya.” Bunyi teriakan berkumandang. Milik seorang wanita yang terlihat ketakutan. Awalnya, ia datang bersama rombongannya, namun sekarang hanya dirinya saja yang tersisa.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai phobia kutu
Baca
+Pustaka
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Namun, belum sampai menyentuh Jenar bersuara membuat tangan Embun hanya menggantung di udara. "Jangan!" ujar Jenar lemas, "kau belum cuci tangan," tambahnya. "Ah, ya benar juga. Jangan asal menyentuh bayi, kita tidak tahu kuman apa yang menempel di tanganmu," imbuh bu Inggrid. "Maaf." Embun menarik kembali tangannya. Jasmine tersenyum miring. "Aku tidak mau terjadi apa-apa pada cucku karena disentuh sembarang," ujar pak Wijaya datar.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai phobia kutu
Baca
+Pustaka
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

_oOo_ Jangan lupa masukkan ke rak kalian ya. Penyuka horor bisa juga baca cerita aku yang lain GEISHAKU KARMILA
1078.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai phobia kutu
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Baca Semua Ulasan
Si gadis kutil

Si gadis kutil

"S-siapa yang marah? Mama hanya tidak suka mendengar pertanyaan kamu. Hah, penyakit keturunan apanya coba." "Kutil!" tukas Oliv lantang, "apakah ini penyakit keturunan di keluarga kita? Atau sebuah kutukan untukku?" "K-kutil?" "Ya. Ini!" Oliv menunjukkan jari jemarinya yang dipenuhi banyak kutil kepada sang mama. "Mereka semua tak mau menghilang dari jari-jariku, Ma." ucap Oliv dengan mata berkaca-kaca.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai phobia kutu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status