Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku Dingin!

Suamiku Dingin!

Meskipun jujur, Keyla juga mengakui itu secara diam-diam dan malu-malu seperti seekor kura-kura yang bersembunyi dalam tempurung miliknya. "Kamu menyetujuinya?" tanya Keyla lagi. Penasaran. Habisnya, pemuda masa kini mana ada yang mau dijodohkan-jodohkan kecuali dia penyuka sesama jenis, cacat, atau bahkan ...? STOP! Keyla mulai memikirkan yang memang ingin dia pikirkan. Apakah pria berbadan tinggi tegap yang berdiri di belakangnya tidak bisa 'berdiri'?! Oh, No!! Lebih baik Keyla mati digigit Bulldog Ant yang masuk dalam Guinness World Records sebagai semut paling berbahaya di dunia. "Tentu saja."
1054.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as phobia kutu
Read
+Library
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Namun, belum sampai menyentuh Jenar bersuara membuat tangan Embun hanya menggantung di udara. "Jangan!" ujar Jenar lemas, "kau belum cuci tangan," tambahnya. "Ah, ya benar juga. Jangan asal menyentuh bayi, kita tidak tahu kuman apa yang menempel di tanganmu," imbuh bu Inggrid. "Maaf." Embun menarik kembali tangannya. Jasmine tersenyum miring. "Aku tidak mau terjadi apa-apa pada cucku karena disentuh sembarang," ujar pak Wijaya datar.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as phobia kutu
Read
+Library
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

_oOo_ Jangan lupa masukkan ke rak kalian ya. Penyuka horor bisa juga baca cerita aku yang lain GEISHAKU KARMILA
1078.9K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as phobia kutu
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
Kelabu

Kelabu

Selalu ada rasa takut yang menggerogoti hatinya. Semakin ia melangkah jauh dari kamar itu, rasa takut itu terasa selalu memanggilnya untuk kembali. "Bagaimana nginap di rumah kak Raka, senang?" tanya Dania berusaha mengalahkan rasa gelisahnya. Leo mengangguk cepat, "Iya. Semalam om Pratama beli mainan yang banyak sekali untuk Leo," jawab anak itu sembari mengingat hari semalam.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as phobia kutu
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Dan Lima meter dari pintu besi, terlihat 13 bangsal berjeruji. Mayang yakin tempat ini adalah tempat rehabilitasi bagi para penderita gangguan kejiwaan yang dianggap parah. Karena semua ruangan diberi jeruji besi dan dijaga ketat. Sena terlihat menelepon seseorang. Dari pembicaraan sepotong-sepotong yang ia dengar, sepertinya Sena tengah berbicara dengan dokter yang merawat Bu Zainab. Sena meminta izin pada sang dokter untuk membawanya menemui sang ibu. Mayang meringis saat Sena menyebutnya dengan istilah target behavior primer. Itu artinya Bu Zainab menganggap dirinya adalah sasaran utama kebenciannya. Mayang menarik napas panjang beberapa kali. Berusaha merilekskan diri, saat mendapat keju
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as phobia kutu
Read
+Library
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Ya udah. Emangnya kamu gak mau jenis kutukan lain? Untuk ngejahatin dia, gimana kalo misalnya dia aku kutuk jadi kodok?” “Gak mau,” jawab Panji cepat. “Kalo dikutuk begitu gampang ngatasinnya. Dia dicium sama suaminya, bisa sembuh lagi jadi manusia.” “Iya sih. Gimana kalo dikutuk jadi babi?” “Haram.” “Ular?” “Ih serem.” “Burung?” “Burung apa nih?” “Ya burung liar lah. Emang menurut kamu burung apa lagi? Jangan mesum lu ya!”
1011.8K viewsOngoingAdded to Library 472 Times as phobia kutu
Read
+Library
Kutukan Di Kediaman Rahendra

Kutukan Di Kediaman Rahendra

Raya mengerutkan kening, aroma shampo itu adalah aroma wangi seperti biasanya merek itu, tapi entah kenapa tadi baunya bisa berbeda. Raya memegang tengkuknya "Ah mungkin ini perasaan gue aja karena terlalu sering menonton film horor," gumam Raya sambil keluar dari kamar mandi dengan cara berlari cepat. Huff huff huff
101.7K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as phobia kutu
Read
+Library
Warisan Jimat Kutukan

Warisan Jimat Kutukan

Jawab Lutfhi terus merinding. "Kamu mau bersekutu dengan setan. Tapi kamu sendiri malah takut dengan hal-hal ghaib. Kamu serius tidak ingin kaya!" Tegas dukun kancil. "Ma-ma-mau Mbah. Tapi..." Balas Lutfhi gemetaran. "Tapi apa?" Tanya dukun kancil nampak kesal. "Tidak Mbah." Ucap Lutfhi tetap terlihat ketakutan.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as phobia kutu
Read
+Library
Kutukan Mantan Terindah

Kutukan Mantan Terindah

Tapi Zura belum selesai. “Tapi aku juga takut,” lanjutnya, suaranya mulai bergetar. “Takut kalau rasa ini nyakitin aku lagi, takut kalau aku sama kamu malah bawa masalah. Dan sekarang, aku makin takut—” Zain menggeser duduknya lebih dekat. “Takut kenapa, Sayang?” Zura menghela napas. “Takut kamu malu punya pasangan kayak aku. Yang nggak bisa jalan, duduk di kursi roda, yang harus dibantu ini itu—”
107.0K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as phobia kutu
Show Reviews (10)
Read
+Library
WidiaYuan
kesempatan tak akan datang dia kali van.. kamu pilih bertahan hidup atau hancur hanya itu pilihanmu. kamu mempertahankan egomu maka kehancuran yg kau dapat kalo kamu memilih pilihan yg ditawarkan barra setidaknya kamu masih bisa hidup lebih lama dengan tenang.
Kania Putri
Barra lagi H2C ini wkwkw tapi aq yakin mami rumi gak akan ngamuk kaya singa kalau kamu jelaskan duduk persoalannya karena menemui karina ada maksud dan tujuan yg jelas bukan demi perusahaan aja tapi demi keutuhan keluarga
Read All Reviews
TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

Nama pengirimnya membuat jantungnya berdegup kencang. Pesan itu hanya berisi satu kalimat pendek: "Ada yang harus kita bicarakan." Hilya menatap layar ponselnya dengan cemas. Siapa yang mengirim pesan ini? Mengapa perasaan ini semakin kuat? Perasaan takut dan penasaran bercampur jadi satu. Tanpa bisa menahan diri, Hilya membalas pesan itu dengan tangan gemetar: "Tentang apa?"
10929 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as phobia kutu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status