Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tentang Kita

Tentang Kita

“Serah deh, intinya lo mau yang mana. Ambil yang biasa lo makan aja, yang barbeque.” Pia menggeleng kuat.” Enggak ah, enek juga lama-lama makan rasa barbeque terus. Yang coklat aja deh, kan jarang ada keripik kentang rasa coklat. Gue pengen nyoba rasanya.”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as pia coklat
Read
+Library
Tawanan Pria Setengah Dewa

Tawanan Pria Setengah Dewa

Mencabut lelehan batang yang mengeras, dan memastikan akan memotong porsi besar untuk pria yang mendekatkan piring dekat – dekat di samping kue. “Semuanya cokelat. Kau membeli kue ini sebenarnya sambil – sambil untuk memenuhi keinginanmu saja, kan?” tebak Pandora, persis mendapat reaksi tak terduga di hadapannya. Cokelat dan Kingston sudah seperti arah mata koin berbeda yang tak bisa terpisah. Dia tidak pernah melihat suaminya setergoda ini mengenai makanan yang terbuat dari tumbuhan kokoa. Tidak pernah seberlebihan ini. Satu potongan kue kecil masuk ke mulut Pandora mungkin setara lima kali suapan kue yang sedang Kingston kunyah.
1042.0K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as pia coklat
Read
+Library
Mate

Mate

Cokelat makin pahit rasanya menjadi begitu unik di lidah. Aku memasang wajah tak tahu malu, mengambil lagi tester yang aku sukai. Mbak penjaga cokelatnya melemparkan senyum ke arahku. Mungkin di dalam hati mbaknya udah mengutuki tingkahku yang celamitan nggak tahu malu. “Kenapa suka coklat yang kadar kakaonya 86%? Bukannya pahit ya?” tanya Mas Wira tiba-tiba.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as pia coklat
Read
+Library
Iship Memoar

Iship Memoar

Dia menyerahkan makanan tadi pada Hifa. “Makanlah ini. Cokelat mengandung triptofan. Kali aja bisa bikin kamu lebih bahagia,” ucap Ifan. Hifa menerima cokelat tadi. Dia lihat label di cokelat tadi. “Ini kamu beli di mana?” “Kemarin pas merujuk pasien aku mampir bentar di minimarket, kenapa?”
106.3K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as pia coklat
Read
+Library
Jacob the Liar

Jacob the Liar

Menghela napas panjang karena pria itu kembali mengaduk-aduk perasaannya, Lydia turun mendekati pria itu. Pria membosankan itu benar-benar memilih gelato coklat, “Aish, itu nggak seru, tapi ada pilihan coklat cabai, ah kelewat aneh,“ pikir Lydia bingung, dia menempelkan wajahnya pada kaca saji gelato sampai pelayan tertawa melihatnya.
9.950.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as pia coklat
Read
+Library
Pies of Love

Pies of Love

Apa pun yang mungkin sedang ia rayakan saat itu, Erin terharu karena ia menambah kemeriahan perayaan pria yang ia suka tersebut. Erin membuat pai cokelat secara dadakan karena ia tidak sempat membeli buah dan selai untuk membuat pai rasa buah. Ia menggunakan cokelat bahan sisa dari Alya usai bereksperimen minuman baru untuk menambah menu di kedainya. Awalnya Erin hanya coba-coba tetapi saat painya dicicipi Alya, sahabatnya sangat suka sehingga ia mendorong Erin untuk menjualnya di kedai. Erin bersyukur ia telah mengikuti saran Alya karena menurut laporan David, Alex memilih dua iris pai cokelatnya saat membeli paket makanan bonus minuman yang tersedia saat jam sarapan.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as pia coklat
Read
+Library
Mereka Bilang Kakakku Pelakor

Mereka Bilang Kakakku Pelakor

“Coklat panas itu untukmu, aku kebetulan pernah melihatmu minum seperti itu.” Bukan hanya coklat panas, Biru juga memesan kue coklat dan mengangsurkannya pada Kia. “Kamu ingin aku gendut,” kata Kia tak senang. “Benarkah ini membuat gendut? Aku pikir kamu bukan wanita yang makanannya harus ditimbang.” Kia kesal tentu saja dia mengambil coklat yang disodorkan Biru dengan tak sabar dan memakannya dalam beberapa kali suap.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as pia coklat
Read
+Library
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

Dengan cepat ia memeriksa kulkas dan memutuskan untuk membuat pasta carbonara—salah satu masakan favoritnya yang juga disukai Arissa. Sementara Nathaniel sibuk di dapur, Arissa masih terjebak dalam meeting dengan investor potensial. Diskusi berlangsung lebih alot dari yang ia perkirakan. Investor memang menawarkan dana yang besar, tapi dengan syarat yang dirasa Arissa terlalu mengintervensi visi klinik. Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 6:45 malam ketika meeting akhirnya berakhir tanpa kesimpulan pasti. "Kita perlu pertemuan lanjutan," kata perwakilan investor. "Mungkin minggu depan?"
3.9K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as pia coklat
Read
+Library
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

"Ingin menemui Oma?" Cantika mengangguk. "Pilih kuenya, masukan ke dalam keranjang itu." "Wahhhh....," ucap Cantika terpana. Cookies itu sebesar kepala bayi dan sangat menakjubkan dengan taburan chocoo chips. Membuat Cantika menelan ludahnya kasar. "Aku ingin satu." "Aku sudah menyiapkannya, ini milikmu," ucap Gala memberikan keranjang lain yang sudah diisi cookies besar itu.
9.1139.6K viewsOngoingAdded to Library 4.7K Times as pia coklat
Read
+Library
Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

“Kau bisa memberi mommy, makanan kesukaan mommy yang lain, asal jangan yang manis-manis. Kalau kamu ingin memberi hadiah makanan yang manis, bisa kamu berikan untuk Pijar, dan teman-temannya.” “Termasuk Cinta?” tampaknya bocah enam tahun ini sudah pandai untuk memancing pertanyaan. “Ya, sepertinya Cinta sangat suka sekali dengan coklat,” jawab Sangga yang sering memperhatikan saat Pijar berkumpul dengan Citra, Dinara dan juga Cinta. “Terima kasih Daddy,” ucap Pillar yang dilanjutkan dengan memberikan pelukan hangat kepada sang ayah.
1051.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as pia coklat
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status