Wanita Yang Kau Pilih
Nyatanya besar kecilnya cinta tak bisa diukur dengan kecantikan atau ketampanan seseorang, jadi biarkan saja hati yang memilih kita hanya perlu mengikuti arusnya, memastikan dia jatuh pada orang yang tepat yang akan membawa kebahagiaan para pelakunya, atau malah sebaliknya.
Luna sungguh lelah memikirkan semua itu, andai dia dapat meraba masa depan ingin sekali dia mengetahui apa yang akan terjadi nanti, tapi sayang Luna hanya orang biasa yang hanya bisa berusaha dan berdoa.
Laksa menoleh pada Luna, rupanya dia sudah tertidur, diulurkannya tangan kirinya dan mengusap kening Luna lembut, ada kernyitan di sana yang menandakan tidurnya tak tenang.
Bab Populer