Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DASAR BENALU!

DASAR BENALU!

“Anggap ini semua sebuah kesalahan, Vi. Mungkin ini cara Tuhan untuk menyelamatkanmu dan menarikmu ke kehidupan yang lebih baik. Jalanmu masih panjang.” Aisha mencoba menasehatiku dengan bijaksana. Namun aku tak ada selera sedikitpun untuk mencernanya. Intinya aku mau balas dendam. Aku tidak akan melepaskan mereka begitu saja. Tidak akan! Ada harga yang harus mereka bayar lunas atas semua ini. Namaku Vienetta Kusuma—dalam tubuhku mengalir darah seorang tentara yang tidak akan tinggal diam ketika harga dirinya diinjak-injak oleh siapapun itu. Haris Wijaya dan Nisa Winata harus mempertanggungjawabkan ini semua. Mereka sudah mengajak bermain orang yang salah. Tunggu pembalasanku. *****
9.613.1K viewsOngoingAdded to Library 483 Times as pitan daslani
Read
+Library
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

"Om mau berangkat sekarang?" Anindya Jenaya, gadis bertubuh mungil itu mendongak pada seorang pria dengan setelan jas rapi yang jauh lebih tinggi darinya. Ia dan pria itu—Devano Wijaya atau akrab ia panggil Om Devan, tengah berada di ruang makan untuk sarapan. Hal yang akhir-akhir ini jarang mereka lakukan karena entah mengapa, Devan jadi selalu berangkat lebih pagi dari biasanya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as pitan daslani
Read
+Library
Alisya

Alisya

] jawab Aiys. [Kamu tau, hari ini ada apa?] tanya Daffa. [Hari Kamis,] balas Aiys. [Bukan itu, ada apa hari ini?] Aiys mikir namun tidak ingat apa-apa. [Hari ini pengumuman hasil tes di Jerman bidadari, nanti kita lihat bersama ya..] jelas Daffa Ponsel Aiys terjatuh, panggilan terputus sendiri. Aiys segara mencerna satu persatu pesan dari Daffa "Pengumuman Hasil Tes?" tanyanya lagi sendiri.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as pitan daslani
Read
+Library
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Pria tersebut yang ‘tak lain adalah orang tua mereka sendiri menghentikan langkahnya sejenak, kemudian kembali melanjutkan langkahnya kala melihat sudah banyak orang yang datang. Dasim yang sedari tadi mengamati seakan mendapat angina segar, tidak sia-sia dia mendatangi rumah ini secara acak, ternyata ada mangsa empuk baginya di sini. Dasim melihat wajah Nilam yang tertunduk lesu, dia tersenyum senang. ‘Kau—sebentar lagi giliranmu! Akan ku bebaskan dirimu dari pria yang menurut saudaramu bukanlah pria yang baik’
103.3K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as pitan daslani
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Papa ngapain ke sini?” “Ayo ke lounge,” ajak David tidak berbasa basi dan saling menyapa terlebih dahulu. Ia mempersilakan Cita jalan lebih dulu, sementara dirinya berada di belakang bersama Sandra. “Pak David, maaf kalau sampai merepotkan dan sudah jauh-jauh datang ke Surabaya.”
9.839.5K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as pitan daslani
Read
+Library
Patah

Patah

GIMANA proposal lu?” tanya Gia ketika Nayara masuk dan langsung rebah di ranjangnya dengan muka lusuh tertekuk-tekuk. “Papyrus nggak mau ngeluarin data kalau belum ada izin dari big boss,” jawabnya menggerutu. “Kan tinggal minta sama Pak Wirya aja.” “Itu boss Papyrus. I said big boss, founder Sastra MediaNesia. Manggala Abipraya Sastradinata.”
1028.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as pitan daslani
Read
+Library
DERSIK

DERSIK

kata Disa dengan senyuman. Fia yang mendengar jawaban dari Disa hanya bisa memutar mata malas. "Kalau kayak gitu buang-buang waktu" kata Fia dengan nada malas. "Eh? Iya juga ya" kata Disa sambil mengaruk lehernya yang tak gatal. Gimana Fia tak bilang seperti itu 'kan kalau ke lantai atas pansti lewatnya dari lantai bawah. Jadi otomatis jawabannya dari lantai dasar setelah itu lantai paling atas yang terakhir.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 396 Times as pitan daslani
Read
+Library
Dendam Cinta Zasqia

Dendam Cinta Zasqia

Zasqia paham, Tiwi adalah kuntilanak yang melankolis, dia akan memikirkan segala sesuatu baik dan buruknya secara terperinci, sifat Lisa sangat bertentangan dengan Zasqia. "Hai ... bagaimana hidangannya? apakah semua lezat?" Zasqia mendekati Aldo dan langsung duduk di pangkuannya, sejenak Aldo kaget dengan sikap beraninya Zasqia, tapi jiwa kelelakian Aldo langsung merespon sikap manja yang Zasqia berikan, Zasqia pura-pura berbisik di telinga Aldo dan kressss ... Zasqia menggigit leher Aldo dan menghisap darah segar yang keluar dari leher yang tergigit itu, Aldo berteriak lalu menggelepar kesakitan dan mati dengan keadaan mata melotot mulut menganga.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as pitan daslani
Read
+Library
DINAR

DINAR

jawab Raccel Dinar sangat antusias dengan cerita Raccel Dan menunggu cerita kelanjutan yang akan diceritakannya, namun 2 pelayan datang membawa hidangan untuk mereka yang menghentikan ceritanya sejenak "maaf tuan dan nona ini pesanan anda" kata pelayan dengan sangat sopan
105.9K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as pitan daslani
Read
+Library
Dahaga Cinta

Dahaga Cinta

Sanjaya yang masih diam terpaku. Ada perasaan bersalah yang menjalar pada diri dosen itu. Ia salah bicara. Ia lupa tidak boleh membicarakan tentang orang tua Elia, meskipun ayah Elia adalah sahabat dekatnya. *** "Bagaimana keadaanmu?" tanya Elia setelah duduk di dekat ranjang Rafa. "Lebih baik dari kemarin." Pria itu tersenyum menatap sahabat kecilnya. "Kau sudah menemui Mr. Sanjaya?" tanyanya kemudian.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as pitan daslani
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status