Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Ia langsung mengunci pergerakan lawan, memiting lengan pria kurus itu ke belakang punggungnya hingga tak berkutik. Pria kurus yang terjepit di lantai itu meringis bengis, menahan rasa sakit sekaligus amarah yang meluap-luap. Ia meludah ke samping, lalu mendesis penuh kebencian, "Orang kaya sepertimu... tak pernah tahu rasanya jadi kami yang kelaparan!"
10936 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 24 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
108.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 320 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

Bora mulai melawan orang-orang yang menjelekkan dirinya terkait perundungan. 'Saya dirundung, saya juga warga negara Indonesia. Jika kalian memiliki hak untuk berpendapat, kenapa saya tidak bisa memiliki hak untuk melawan orang-orang yang merundung saya?' 'Dunia saya waktu itu memang hanya Bern, lantas anda kemana, ketika saya jatuh? Apakah anda ada di samping saya dan menasehati saya bahwa Tuhan itu ada?' 'Apakah anda tipe manusia yang hanya ingin didengar, namun ketika orang lain melawan untuk melindungi diri sendiri, kalian malah bicara mengenai saya suka membantah.'
108.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 284 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

"Terlalu gombal. Rudra pasti akan muntah mendengarnya." Ia mengganti buku lain, sebuah puisi bertema perjuangan berjudul "Derap Ksatria Mahipura" "Darah menetes di ujung pedang, demi nusa kita menerjang! "Bagus, tapi tidak cocok dengan musik Wina. Ini lebih cocok diiringi genderang perang," keluh Isvara. Karena belum ada yang cocok, Isvara membaca buku berikutnya.
1014.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 454 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

"Wira mengatasi masalah yang disebabkan Keluarga Yumandi. Membeli kutipan garam, membantu pekerja di tambak garam menggali tambak garam, dan menempel pengumuman untuk mencelakai Keluarga Yumandi sehingga membuat Keluarga Yumandi sengsara." "Wira menuliskan puisi 'Mengenang Dirga' di Kompetisi Puisi Naga .... 'Prestasi yang sudah dibangun selama berpuluh-puluh tahun terasa bagaikan debu yang tak berarti, berapa banyak pergolakan yang sudah terjadi dalam perjalanan untuk mencapai kedamaian'. 'Aku ingin menunggangi kuda melintasi perbatasan musuh dan memukul mundur musuh'. Kata-kata yang bagus."
96.1M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 178.2K Beses bilang puisi anti perundungan
Ipakita ang mga Review (2659)
Read
+Library
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Basahin ang Lahat ng Review
POEDJAN

POEDJAN

” *** Dedeng tidak ingin berbasa-basi dengan manusia hari ini, terlebih pada mereka yang tengah mengerjakan cetakan harian yang mencoba mengusung tema kemerdekaan ketika Olanda saja masih berjalan dengan senjata di punggung mereka. Beberapa hari lalu seperti yang sudah-sudah, seseorang mengirimkan sebuah naskah hikayat. Hikayat ini tentu menggegerkan jagat perpujanggaan lantaran seorang penulisnya menjunjung harkat martabat wanita sedemikian tinggi hingga sebagian lelaki merasa terancam karena karya tersebut. Hikayat dengan judul “Pernahkah Kita Pulang?” sampai ke kantor Surat Kabar Tempoe. Hikayat itu berbentuk imajinasi–sebuah fiksi. Menceritakan tentang seseorang bernama Poetri yang memen
105.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 215 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 110 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ini adalah pertempuran kalimat melawan kalimat. Makna melawan niat. Kenangan melawan penghapusan. Rangkai terus menulis: “Semua ini hanya ilusi.” “Pesantren ini fiksi.” “Tak ada yang pernah nyata.” Tapi Lena, kali ini, menulis satu kalimat dengan tangannya sendiri: “Jika aku tidak nyata, kenapa aku masih merasa sakit saat dilupakan?” Dan dunia bergetar. 6. Kebenaran yang Belum Ditulis
2.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 87 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Married With The Badboy

Married With The Badboy

"Ide gue aja. Nanti lo yang tulis," "Emang lo bisa?" tanya Pipit sedikit ragu. "Bisa," Allisya mulai menyalurkan keluh kesahnya melalui puisi. "Kapan-kapan lo like ya blog halaman di F******k gue," pinta Allisya, semakin banyak yang menyukainya puisinya di hargai. Puisi yang di ungkapkan Allisya adalah: "Terjun" Salah kata menyakiti hati
6.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 225 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Antara Benci dan Cinta

Antara Benci dan Cinta

Dia berencana menaruh abu-ku di dalam rumah. Bryan terus memeluk guci abu-ku, bahkan sahabatku tidak bisa merebutnya. Bryan memeluk guci abu-ku seolah dia kehilangan separuh jiwanya. Air mata terus mengalir tanpa henti. "Buat apa kamu pura-pura sedih?" Sahabatku meminta kedua pengawal menahan Bryan ke tanah, lalu sahabatku merebut guci abu-ku.
6.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 170 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status