Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Dia terus merasakan pahitnya menjadi orang yang bergantung. Untungnya, penderitaan mereka tidak lagi menjadi penderitaanku. Di tempat dimana cahaya senja bertemu, aku melihat awan di depanku. Jiwaku disucikan, hatiku terasa ringan seperti kabut di gunung. Dalam kabut itu, seolah-olah aku mendengar suara Tuhan yang berbicara padaku. "Dalam hidup ini, apakah kamu membenci mereka?" "Aku nggak benci. Jujur saja, aku juga punya kesalahan terhadap orang lain."
7.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 196 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

“Jaga mulut kau!” Tiba-tiba ibu Binsar dan Ibu Riris menyerang Rudang. Kedua perempuan itu bagai kesetanan menjambak dan berusaha mencakar wajah Rudang. Rudag yang sudha terbiasa bekerja keras di ladang sedikitpun tak gentar menghadapi dua orang sekaligus. Dia balas menghajar kedua perempuan itu seperti cara dia mencangkul di ladang. Kedua perempuan itu dia bayangkan seperti tanaman hama yang harus segera dibasmi. Agar tanamannya tumbuh subur. Tubuh ibu Binsar dan Ibu Riris, dia bejek-bejek hingga keduanya berteriak mohon ampun-ampun.
10145.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.5K Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Semua harapan yang sempat tumbuh kembali, kini kembali remuk. Ia menatap langit-langit, terisak dalam doa. “Ya Tuhan… kenapa setiap kali aku mencoba bertahan, selalu ada dinding yang lebih tinggi menghadang?” Tangannya meraih buku diary di laci. Dengan pena bergetar, ia menulis: ‘Aku mencintainya. Bahkan jika dunia menentangku, aku tetap mencintainya. Tapi sampai kapan aku harus melawan semua ini sendirian?’
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

Nura yang denger semua cerita Arthur dari awal nggak berenti nya ngeluarin air mata "Thur, kamu kereeeeen banget. Semua yang kamu lakuin buat bantu kakek itu i'm appreciate sih. Nggak semua orang punya hati yang luas kaya kamu, and i'm proud to know you. Allah emang sebaik itu, semua manusia udah Dia jamin rezekinya dari mulai dalam kandungan sampe akhir hayatnya nanti, jadi selama manusia itu hidup pasti akan selalu ada rezeki buat dia dan Qadarullah salah satu perantara nya yang terpilih saat itu kamu. Allah sengaja bisikin hati kamu, buat ngasih tanda dan ngeliatin nih loh ada hambaKu yang butuh pertolongan, kamu jadi perantaraKu ya buat bantu dia, gitu.. Jujur aku juga iri deh thur, peng
10691 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Sama sekali tidak menyangka mereka telah tertipu begitu lama. Bertahun-tahun berperilaku baik dan bijaksana ternyata hanyalah trik Sanny agar mendapatkan dukungan. "Fendy, Fendy, aku menderita leukemia, aku..." "Kamu bukan yang menyelamatkanku saat aku kecil." "Kamu juga bukan orang yang memainkan alat musik saat itu, mengapa kamu menipuku?!" "Kenapa?!" Mata Fendy memerah.
22.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 685 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

Imah melontarkan tangan kanannya yang langsung menghantam dagu Wardi. Wardi tersungkur ke bawah. Beberapa orang mulai melerai pertengkaran. “Seru amat, nih,” Ani mengeker kejadian itu dengan ponselnya. Sementara, orang-orang yang lewat pun makin berkerubung. “Ada apaan sih?” “Penggerebekan pelakor.” Jawab Siska, menjulurkan lehernya.
1037.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Namun, tak menolak pemberian setangkai bunga krisan dariku. Dari sudut matanya, aku melihat air mata meleleh pelan. Kubalas dengan senyuman dan sebait puisi. "Pak, persoalan yang kita hadapi bukan lagi soal perut lapar Tapi persoalan yang lebih membuat kami gemetar menahan geram...." Di saat yang bersamaan, aku mendengar suara lain menyambung puisiku. "Demi membawa pesan yang mereka amanahkan, biarkan kami pergi berjuang, Pak
103.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 130 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Membuat Anita hampir tak percaya. Perasaan Anita bercampur, antara bingung dan senang. Perubahan sikap Sagara masih saja membuatnya terkejut. “Em... Di sini saya mau membacakan sebuah puisi, karangan Pena Langit dengan judul Orang Asing. Maaf sebelumnya kalau bukan karya saya sendiri. Karena saya tidak pandai membuat puisi," terang Sagara sambil tersenyum canggung.
107.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 263 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
FREL.

FREL.

Aku berkonsentrasi penuh, memusatkan pikiran pada puisi yang cocok untuk kujadikan acara penembakan. Aku berdeham sebelum memulai mengucapkan satu karya lagi buat Kak Kevan. "Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada." "Gue juga suka puisi itu, berjudul "Aku Ingin" karya dari Sapardi Djoko Damono."
9.426.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 740 Beses bilang puisi anti perundungan
Ipakita ang mga Review (46)
Read
+Library
Pengelana Tersesat
Ceritanya seru, tapi sekedar saran, perlu koreksi cara promosi. Lebih halus dan sopan ke Author. Takutnya promo kaya biasanya bakal bikin masalah di masa depan. Tapi, klo mau lanjut juga silakan. Saya yang tersesat hanya mengingatkan agar hanya saya seorang yang tersesat
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Basahin ang Lahat ng Review
The Time Replayers

The Time Replayers

Mahasiswa-mahasiswa Pembela orang-orang miskin Di kampung-kampung maupun kota Di pinggiran kali Di rumah-rumah nelayan Di pinggir apartemen mewah Di sisi mal yang megah Mahasiswa-mahasiswa Pembela mereka yang tertindas sampai hancur Mahasiswa-mahasiswa Melebur di antara rakyat miskin Membangun mimpi-mimpi yang terlumat Menghidupkan cita-cita dan harapan Mahasiswa-mahasiswa Membangun peradaban Menghapus pengangguran Menghilangkan air mata Ibu-ibu dan anak putus sekolah Mahasiswa-mahasiswa Menebar kedamaian di penjuru negeri Melawan penjajah yang pongah Membasmi angkara murka Mahasiswa-mahasiswa Menjadi pengingat atas penguasa Meneror oknum aparat
106.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 227 Beses bilang puisi anti perundungan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status