Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Sedangkan Riri tersenyum bahagia bisa melihat tawa semua orang yang sangat disayanginya. Terima kasih, Ya Allah, Engkau telah memberikan hamba keluarga, mertua, suami dan sahabat yang sangat menyayangi hamba. Hamba ikhlas bila memang harus mengidap penyakit ini yang akan membuat hamba lebih cepat meninggalkan mereka. Hamba hanya meminta kepada-Mu, tolong berikan hamba kesempatan untuk melihat anak hamba ketika ia lahir kelak. Hamba juga mohon, tolong berikan hamba kesempatan untuk merasakan kebahagiaan meski hanya sekejap. Hamba ingin merasakan rasanya dicintai oleh orang yang hamba cintai. Bukannya hamba egois. Hamba tau, hamba mencintai orang yang mencintai orang lain. Dan hamba tidak berm
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

See You! Aku tersenyum dan menutup layar gawai. Kalau seperti ini, aku hanya bisa bilang satu hal. Bahagia itu sederhana. Hanya mendapat pesan singkat dari Gilang saja, aku sudah bahagia. Bahkan bisa senyum-senyum sendiri seperti ini. Ah, kadang hati memang susah dimengerti.
1094.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
Misteri Bulan

Misteri Bulan

Kebahagiaan (18 Juni) Hi diary… sadar atau tidak dalam hidup kita mencari kebahagiaan. Apakah kebahagiaan itu? Sebab aku tidak tahu bahagia itu apa. Aku selalu mencarinya dan bertanya pada Bik Ami. Mungkin pengasuhku itu tahu jawabannya. Tapi Bik Ami hanya tertawa. Katanya, dia bahagia kalau masakannya dihabiskan olehku, bisa bertemu dan bersenda gurau dengan teman-temannya saat belanja di warung, melihat bunga anggrek mekar atau melihat lawak di televisi. Kebahagiaan yang sangat sederhana versi Bik Ami menurutku.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
Yang tak terlupakan

Yang tak terlupakan

" kenapa Wahyu harus takut? Kenapa Wahyu juga harus bahas punya atau tidak nya? Apa Manda terlihat seperti Perempuan matre yang memandang Pria dengan uang? Wahyu tidak perlu takut, mau Wahyu punya uang ataupun tidak punya kita masih bisa menutupi sama sama , kan ada Manda juga . Dan kalau Wahyu takut tidak bisa ngebahagiain Manda hanya karena melihat dari sisi materi, Wahyu salah .. Manda bisa sama Wahyu aja itu udah suatu ke bahagiaan buat Manda dan itu udah lebih dari cukup, susah seneng Manda udah pastiin akan selalu ada di sisi Wahyu " Wahyu pun menggenggam erat tangan Manda " terimakasih jawaban Manda udah ngebuat Wahyu jadi pria paling bahagia saat ini. Udah larut malam sebaiknya kita
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

“Kebahagiaan itu berarti saat kita punya jiwa yang tidak mudah menyerah. Bahagia saat diri kita tidak mudah terpuruk ketika jatuh, karena kita tahu ada kekuatan yang lebih besar dalam diri kita untuk terus berjuang. Kebahagiaan menurut saya bukan hanya soal merasa puas atau merasa sempurna. Tapi, lebih kepada mengetahui bahwa kita bisa terus maju meski segala sesuatunya tidak sempurna. Kebahagiaan itu saat kita bisa memilih untuk tetap melangkah maju meskipun kita tahu peluang untuk berhasil sangat sedikit. Tapi, saya akan merasa bahagia jika tidak menyerah sebelum mencoba.” “Terdengar membosankan.” Senyum Rendra tampak mencemooh, tapi matanya menyimpan ketertarikan atas jawaban gadis itu. “
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Rasa bahagia yang tercipta atas tempaan perjalanan cinta. TAMAT
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Karpet empuk, lampu kuning temaram, dan aroma kayu manis. Prof. Mahendra menyapa peserta dengan lembut: “Kita sudah menatap luka. Hari ini, kita akan menanam benih harapan.” Peserta diajak menuliskan: Hal-hal yang pernah membuat mereka bahagia. Momen-momen kecil yang terasa seperti hadiah dari semesta. Anya menulis: “Aku bahagia saat berjalan kaki pagi hari, saat mendengar tawa Rio, saat membaca buku yang menggetarkan hati.”
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
Terpikat Mayor Ajudan Bapak

Terpikat Mayor Ajudan Bapak

Dia seperti sedang rindu dengan kesederhanaan yang dulu. "Apa kita bisa pulang sekarang?" Panji yang merasa sudah 1 jam membiarkan Sekar di sana, coba menghampirinya. "Bukankah rumah yang cantik, Mas?" Sebelum menoleh, dia menyeka kasar air mata sebelum menjawab Panji. Dia menunjukkan hasil karyanya. Sebuah rumah sederhana dengan keluarga bahagia. Seperti keinginannya, dia berharap keluarga bahagia, meski itu sulit dia dapat. Padahal hal seperti ini sudah sejak lama dia lalui, namun dia masih berharap keluarga yang sederhana. Dia harus mulai menerima kenyataan, jika ini memang menjadi kewajibannya sebagai anak Adi Bagas.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
Iship Memoar

Iship Memoar

ucap Hifa. “Terima kasih banyak dok,” jawab keduanya. Sekali lagi jawaban tulus dari pasangan suami istri itu membuat Hifa begitu bahagia. Inilah yang mungkin disebut sebagai ‘bahagia itu sederhana’. Hifa bersenandung riang menembus hutan menuju ke jalanan besar di atas bukit. Lereng terjal ini hanya mengarah ke satu jalan. Semestinya itu tidak akan susah. Dia tinggal mengerahkan sedikit tenaganya untuk menanjak ke atas.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
Bahagia Setelah Dimadu

Bahagia Setelah Dimadu

Ia menyempatkan diri menghampiri Mita dan Amar yang duduk di area keluarga. "Sudah cukup. Jangan ungkit lagi yang sudah lewat. Kita harus melanjutkan kehidupan kita yang baru dengan suasana hati yang juga baru. Yang telah berlalu, biarkan berlalu. Cukup kita jadikan sebagai pelajaran hidup." Baik Danu juga Mita sama-sama mengerti bahwa hakekatnya sebuah kebahagiaan adalah karena hati. Jika hati tak baik, maka kebahagiaan yang datang tidak diiringi ketulusan.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 515 kali sebagai puisi bahagia sederhana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status