Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 24 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Di tempat lain, wanita yang memilih menyimpan perasaannya sendiri demi tidak ingin melihat pria pujaan terluka kedua kali mulai menekuni literasi dengan hati. Apa yang ia rangkai dalam cerita adalah sebuah ungkapan yang tidak bisa terucap dan berakhir lewat aksara penuh cerita juga makna.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

Namun, tentu tak kudapat jawaban Kaki melangkah tanpa arah Hati sibuk menyulam kenangan Jika tidak ditakdirkan bersama, mengapa cinta berdiri begitu megah? Jika bukan kamu jawaban atas doa, mengapa harus hadir mengukir kisah? Rindu, tetapi jemu Aku, dalam ruang imaji ___ Puisi itu aku unggah di story Whats*pp tepat jam cinderella. Sejak tadi aku mengurung diri dalam kamar karena takut diintrogasi ibu lagi. [Siapa?] "Astagfirullah, aku lupa kalau sudah berteman sama Akbar!" panikku sambil mencari alasan.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Ia meletakkan kembali handphonenya lalu membuka sebuah buku bacaan. Ia mencari pembatas halaman buku untuk membaca sambungan dari halaman yang telah ia baca sebelumnya - sebuah buku kumpulan cerpen yang berjudul Narasi Rindu dari para penyair asal NTT yang tergabung dalam Komunitas Rumah Sastra Kita. Buku antologi itu mengangkat tema Pesan Perdamaian dari Bumi Flobamora untuk Nusantara Seri 2.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Dia tanpa pikiran yang membuat kita berpikiran. Dia adalah kita dan kita adalah dia. Namun, dia tak pernah mengakuinya." Puisi sederhana itu, selalu bisa membuat Andi merasa pusing. Selain bahasanya yang penuh misteri, penulisnya juga membuat Andi sangat penasaran. Karena setahunya, ayahnya sangat jarang menulis puisi dan tidak pernah terlihat menulis puisi seperti itu. Karena ayahnya dulu, lebih sering menulis artikel dan novel. Bahasa yang digunakan ayahnya juga biasanya lugas, keras dan pedas. Berbeda dengan bahasa penuh misteri dalam puisi itu.
9.93.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
Kisah Dari Bahari

Kisah Dari Bahari

___ Informasi tambahan: *Kenapa pembahasan tentang penampilan karakter cuma sedikit dan terkesan kurang? Itu memang sengaja dilakukan begitu. Semacam gaya kepenulisan. Ibarat sebuah gambar, aku sudah berikan garisan kasarnya, nah tinggal kepada pembaca untuk mengisinya dengan imajinasi masing-masing. Biar karakternya benar-benar menjadi hidup di kepala kalian. Or don't, it's ultimately your choice. *Perihal kenapa lebih banyak timbul kata "aku" daripada "gue" atau "saya". Itu karena aku suka overthingking mau memakai yang mana, jadinya milih memakai "aku" biar lebih simple.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Lady Xiwu menatap buku itu seolah berharap bisa membaca isi tulisannya dari kejauhan. Kaisar membaca dalam diam cukup lama, alisnya sedikit berkerut. Ia membaca pelan, seolah setiap kata memiliki bobot dan makna tersendiri. Puisi itu bukanlah pujian manis tentang kemewahan istana atau keindahan musim semi seperti yang biasa didengarnya; puisi itu berbicara tentang dinginnya musim dingin, ketabahan yang tumbuh di tengah kesunyian, dan jejak kaki yang tak hilang meski tertutup salju tebal.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
Cinta yang Hanyalah Ucapan Palsu

Cinta yang Hanyalah Ucapan Palsu

"Ayah penjudi, ibu yang sakit-sakitan. Keluarga berantakan seperti itu, nggak punya apa-apa. Bagian mana dari dirimu yang pantas untuknya?" Langkah Dilla terhenti. Latar belakang keluarga itu sebenarnya hanya cerita yang dia karang sendiri. Namun, dia benar-benar tidak pernah menyangka bahwa Vino bahkan menceritakan hal itu kepada Serena.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Mengatakan apapun kata yang menari-nari dan berkeliaran dipikirannya. Jingga Memudar seiring bulan datang Menghilang seiring gelap menerpa Mempertemukan dua insan yang tak saling sapa Hingga hati saling bercerita Dua insan kini di mabuk asmara Benarkan tuan yang sedang menerka keadaan? Ataukah memang anda yang sedang ku ceritakan? Atau hanya imajiku yang terus berkeliaran Kasih mengatakan bait demi bait puisinya tanpa melepaskan tatapan matanya dari Abadi. Kasih harap Abadi bisa merasakan bahwa puisi ini hanya untuk Abadi. Seseorang yang dapat mencuri hati Kasih dengan mudahnya.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
BUKAN KISAH SEMPURNA

BUKAN KISAH SEMPURNA

Adinda mengangguk dengan senyuman tulus, lalu berkata, "Sekarang lanjutin ceritanya, Mbak Sofia dulu suka nyanyi lagu apa?" Ketulusan yang terpancar dari wajah Adinda memunculkan kembali senyum di wajah Alvin. Dan tanpa beban, laki-laki itu pun mulai menceritakan kembali kisah yang pernah ia lalui bersama Sofia. Adinda mendengarkan dengan begitu serius, seolah apa yang sedang Alvin ceritakan dari bibirnya adalah kisah dari cerita fiksi yang dulu sering ia baca.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai puisi cerita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status