Sang Menantu Perkasa
Abimanasiapa saja istri arjunalajang untuk perempuanpemandangan indah tubuh wanitatangan dewa penakluk wanita
"Jalan utara terbentang luas, awan menutupi bulan. Gagak tua di ujung ranting menangis sia-sia. Di dunia ini ada kuda hebat, tapi tiada pengenal sejati. Tanah kuning membentang jauh, hanya menyisakan belas kasihan bagi orang berbakat yang tak dihargai."
Tubuh Dewi bergetar, dia hampir terjatuh.
Arjuna juga tertegun sejenak.
Puisi ini ditulis oleh Arjuna kemarin ketika dia merasa sedih setelah minum anggur.
Ketika dia bangun paginya, dia sudah tidak melihatnya. Dia pikir kasim atau dayang istana yang mengambilnya, jadi Arjuna tidak memerdulikannya.
Ternyata jatuh ke tangan Yudha.
人気のチャプター