Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FESTIVAL TERAKHIR

FESTIVAL TERAKHIR

“Hal yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan ialah kenangan.” ***** Jevian telah sampai di suatu tempat, di sebuah tanah lapang yang terdiri atas sekat-sekat berupa selendang beranekaragam warna untuk menjaga jarak antara satu orang dengan yang lainnya. Ia menilik satu-persatu detail tempat yang sudah lama tidak ia datangi. Tidak banyak yang berubah, bahkan perasaannya. Meskipun tidak berdesak-desakan, keceriaan malam itu tidak berkurang sedikitpun. Lampu warna-warni yang menyala terang, lampion yang dilepas dan kembang api yang menghiasi langit malam yang begitu indah. Muda-mudi menampakkan wajah bahagia untuk malam terakhir mereka di kampus sebelum menyambut libur panjang.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Dibacakan puisi tujuh hari tujuh malam pun tidak akan terasa syahdunya. "Saya tidak berani meminta apa-apa lagi, Pak. Apa yang Bapak lakukan sampai hari ini saja, saya tidak tahu harus mengatakan apa. Mengucapkan terima kasih seratus kali pun, rasanya belum cukup," ujar Suri setelah Damar duduk di sampingnya. "Jujur akhir-akhir ini saya sedang mencari-cari kosa kata di atas kalimat terima kasih, yang ingin saya ucapkan pada Bapak. Masalahnya saya belum menemukannya," ungkas Suri terus terang.
1082.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
Mengintip Kamar Pengantin

Mengintip Kamar Pengantin

Yang diharapkan terkabul Bahkan diminta instan Doa adalah cara Mendekatkan diri dengan pencipta Meminta hanya padanya Bukan pada selainnya Termasuk pasangan hidup Aku gantungkan padaNya Meminta hatinya agar menerima Setiap kurang dan lemah ku Diam-diam aku mengagumi Engkau disana Berharap kita bersama Dalam pelaminan Dengan rasa yang sangat sakral Diam-diam aku berharap Sangat meminta penuh harap Jadikan dia milikku. ] ¹ Delindra mengernyit, dan dadanya tiba-tiba berdebar hebat saat membaca puisi yang dikirim ke inbox nya oleh akun yang bernama Angga_Rangga. Bukan karena pengirimnya yang membuat Delindra panik, namun isi puisinya. Sebab, itu puisi yang Delindra tulis di surat terakhir yang d
2.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
MARI KITA BERPISAH

MARI KITA BERPISAH

Apa yang telah terjadi? Ayash menepis tanganku. Untuk kali pertama. Ini di luar kebiasaannya. Biasanya ia yang selalu enggan melerai tautan jemari kami. Ia lalu menatapku, dengan pandangan yang tidak bisa kuartikan. Lalu bola matanya berputar liar. Apakah ia sedang menyusun kalimat yang pantas? “Sha, kita berpisah saja. Aku ingin bercerai.”
9.619.9K viewsOngoingAdded to Library 617 Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
SERPIHAN DENDAM MASA LALU

SERPIHAN DENDAM MASA LALU

Rianne tersenyum kecil melihat kepergian Lyora, namun setelah mantan sahabatnya itu menghilang senyum itu menghilang menampakkan wajah datar dan dingin. "Aku akan hancurkan kalian semua."
103.9K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Apa aku satu-satunya orang yang masih mengingat janji itu? Angin berhembus pelan membuat padang rumput yang dipenuhi ribuan dandelion, terlihat seperti buih ombak di lautan. Beberapa bunga putih kecil itu terlepas dari tangkainya dan beterbangan mengikuti hembusan angin. Sepasang iris berwarna coklat terang, menatap kelopak-kelopak putih yang beterbangan melewati kepalanya. Ia mengangkat tangan seakan berusaha untuk meraihnya. Namun tangannya berakhir menggenggam udara kosong. Sembari mengamati kelopak dandelion yang terbang semakin menjauh, dalam hati ia membisikkan sebuah permohonan kecil.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
Biarkan aku pergi

Biarkan aku pergi

sahut Lindsay dengan senyumnya yang anggun. "Baiklah kalau begitu kami permisi dulu ya, Aaron jaga dirimu baik-baik ya Sayang, semoga suatu saat kita bisa bertemu lagi," ucap Lindsay mengucapkan kalimat perpisahan kemudian berbalik pergi dengan menggandeng tangan Chris. "Baik, sekali lagi terima kasih banyak," sahut Pamela dan Sam bersamaan seraya menatap kepergian kedua pasangan menawan itu dengan mata seakan tak berkedip.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

"Kalau suatu hari kamu lelah mencintaiku, dan ingin pergi, pergilah tanpa rasa bersalah. Karena cintaku akan tetap diam di sini, menyimpan kenanganmu, bahkan setelah kamu hilang dari genggaman." "Ternyata, bukan aku yang lelah. Mas yang lelah dan pergi meninggalkan janji kita." Dinda memejamkan mata. Tangisnya jatuh perlahan, bukan karena ingin kembali, tapi karena ia pernah benar-benar dicintai dan sekarang harus merelakan semuanya pergi.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 492 Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
Jangan Sesali Kepergianku

Jangan Sesali Kepergianku

Selfie, screenshot chat, hingga foto blur yang menunjukkan tangan mereka berdua saat video call. Aku ingin berdiri dan pergi. Tapi aku tahu, satu langkah keluar dari pelaminan berarti kehancuran bagi keluarga. Satu kalimat pengakuan berarti membuang kebebasan yang dijanjikan. Di tengah sorotan ribuan pasang mata, aku tersenyum lagi. Senyum yang lebih tipis. Lebih berat. Aku tidak menikahi cinta. Aku menikahi kenyataan. Dan kenyataan itu sangat dingin.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

Tak terima dengan yang dilihat, Dilan membuka seluruh lacinya, melihat ke almari pakaian yang tak banyak yang dibawa Dini, semuanya tak ada satu tanda, bahkan Dini tidak meninggalkan satu pesan pun. Dalam lelah dan sakit yang masih dia rasakan, Dilan tertunduk lesu dengan airmata yang sudah mengalir. Aku tau aku harus siap melepasamu pergi. Namun bukan begini caranya, Din. Kamu pergi dengan membawa separuh nyawaku. Setidaknya tinggalkan satu pesan untukku, apa salahku? Bukankah kamu kemarin telah berjanji untuk menjemputku? Apa hanya karena kata-kata Mama kemarin sampai kamu pergi meninggalkanku? Kenapa kaulakukan ini kepadaku, di saat aku makin mencintaimu? Rasanya aku tak sanggup melalui h
3.1K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as puisi dilan perpisahan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status