Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Di atasnya tertulis syair: “Bukan pedang yang mengangkat martabat, Tapi keadilan yang disulam di hati rakyat. Wahai jiwa yang pernah menyalakan fajar, Aku datang tak membawa mahkota, Tapi membawa nama yang ingin bijaksana.” Suara burung yang semula ramai, seketika senyap. Angin berhenti. Pasukan penjaga yang berada jauh di bawah pun mendongak, membisu. Bahkan dedaunan tak berani bergesek. Di tempat lain, Raja Mahesa Warman mendadak terhenti saat hendak melangkah ke petirtaan para raja. Ia merasakan hawa dingin menelusup ke tulangnya.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Lagi? Menurut Cak Kamid, Surat At-Tin ini dikirim sebagai teguran keras terhadap manusia sebagai makhluk paling sempurna yang pernah diciptakan Allah. Manusia diciptakan bahkan melampaui semua bentuk kehidupan, tetapi malah berakhir dengan tragis. Hal itu karena manusia dilemparkan ke dalam keadaan paling menyedihkan jika tidak beriman dan enggan berbuat kebaikan. "Ini adalah penegasan bahwa tidak ada yang bisa melebihi Keadilan Yang Maha Adil," saran Bowie.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
KERUMUNAN ADALAH NERAKA

KERUMUNAN ADALAH NERAKA

suaranya menggema, membuat seluruh kerumunan terdiam. Sari melangkah maju. "Kami hanya ingin keadilan bagi desa ini. Tapi kami tidak tahu jalan mana yang harus kami pilih." Sang penjaga gaib menatap mereka satu per satu. "Keadilan bukanlah tentang memilih siapa yang menang atau siapa yang kalah. Keadilan adalah tentang keseimbangan. Jika manusia rakus, alam akan melawan. Jika manusia bijak, alam akan memberi lebih dari yang mereka butuhkan."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Satria Roh Suci

Satria Roh Suci

Bagi Rawai Tingkis, keadilan adalah ketika seorang petarung dalam mempertahankan hak-haknya. Rakyat biasa bisa dibilang tidak adil jika membunuh bandit dengan cara meracun minumannya, tapi dia bisa dibilang adil karena mempertahankan hartanya dari orang jahat. Ranjau dan jebakan bisa dibilang perbuatan yang tidak adil, tapi di dalam situasi tertentu tindakan itu dapat dikatakan adil untuk mempertahkan diri. Jadi Rawai Tingkis tidak peduli dengan teknik dan cara yang dilakukan oleh Danur Jaya, selagi itu untuk mempertahankan nyawanya.
9.7233.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai puisi keadilan
Tampilkan Ulasan (76)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya kisah : PENDEKAR KERA SAKTI
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dan memiliki Tubuh Kaisar Langit, dia juga mendapatkan 3 Guru yang notabenenya adalah 3 Dewa Kuno dari Alam Atas.
Baca Semua Ulasan
Selamat Tinggal untuk Mereka yang Tak Memilihku

Selamat Tinggal untuk Mereka yang Tak Memilihku

Setelah aku terjebak dalam sebuah ledakan di dermaga, aku terikat pada sebuah Program Bertahan Hidup. Program itu memberiku waktu dua puluh lima tahun dan empat target yang telah ditentukan. Selama Skor Cinta atau Skor Ikatan dari salah satu target mencapai 100%, aku bisa terbangun dan kembali ke duniaku yang sebenarnya. Namun, aku gagal pada keempatnya. Karena setiap orang yang berusaha aku dekati pada akhirnya selalu berpaling kepada Sophia Lusinta, sang tokoh utama dunia ini. Mereka menganggap penderitaanku hanyalah sandiwara. Mereka menyebut air mataku sebagai bentuk manipulasi. Mereka berkata bahwa aku hanya berpura-pura hancur agar mereka memilihku daripada Sophia. Namun jika mereka me
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Kesetiaan yang Kadaluwarsa

Kesetiaan yang Kadaluwarsa

Rafael mendengus meremehkan nasihat itu. "Apa maksudmu bersikap adil? Itu namanya pengendalian. Regina nggak nurut, jadi aku menjauhinya sedikit, kasih dia tamparan, lalu kasih dia hadiah yang manis. Pada akhirnya, bukankah dia tetap akan memohon padaku untuk mencarikannya dokter?"
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Jadilah Pedangku, Sayang!

Jadilah Pedangku, Sayang!

Ia masih berhutang keadilan kepada mereka. Posisi kedua lengan harus seimbang agar tidak memantik masalah. Namun, apa yang terjadi di pendopo telah membuat Damarteja condong ke sisi Muniratri yang mengakibatkan hati dan nalurinya cedera. “Aku sudah jatuh ke dalam kubangan lumpur,” gumamnya. “Badanku kotor ... benar-benar kotor.” Lelaki itu menyiramkan arak ke tubuhnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Hati ini terlalu sakit bagai dirobek-robek, pengkhianatan yang dilakukan oleh Bang Fahri sudah tidak lagi mampu kucerna dengan tenang. Ternyata selama ini Bang Fahri menertawakan diriku, menertawakan kesetiaan dan ketulusan yang kuberikan padanya. Aku bahkan rela hidup sederhana demi baktiku sebagai seorang istri untuknya. “Sudah, tidak perlu lagi kamu setia padanya. Aku akan sangat mendukung kalau kamu melepaskan pria
1024.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 948 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Dunia yang Sempurna

Dunia yang Sempurna

Di hadapannya berdiri Tuan Alex, Rangga, dan Rio. "Jadi, ini akhir dari Rajawali Hitam?" Alex menyalakan cerutunya dengan santai, meniupkan asap ke udara. Satrio menyeringai meski wajahnya penuh luka. "Jangan berpikir kau telah menang, Alex. Cepat atau lambat, seseorang akan menjatuhkanmu." Alex tertawa kecil. "Mungkin, tapi itu bukan kau."
984 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Kesengajaan Berakhir Sengsara

Kesengajaan Berakhir Sengsara

Bagian bawah tubuh pria adalah yang paling jujur. Kemudian, aku berbisik di samping telinganya, "Andy, jujur saja. Kamu kangen aku, 'kan?" Ekspresi Andy tampak kaku. Tatapannya penuh hasrat. "Aku nggak akan merusak hubungan kalian." Aku mendengus. "Jangan sok suci. Kalau begitu, kamu keluar saja. Aku anggap kita nggak bertemu hari ini."
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status