Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Marvin hanya bisa menundukkan kepala. Dalam hatinya, dia teringat pesan Eden. "Anak-anak dari keluarga seperti kita sering mendapat perlakuan nggak adil. Kalau bisa bertahan, bertahanlah. Saat kamu cukup kuat, keadilan akan datang kepadamu." Namun, Marvin ingin bertanya, ketika keadilan itu datang terlambat, apakah itu masih bisa disebut adil? "Sudahlah." Suara tenang Nella memecah suasana. "Hentikan omong kosongmu."
9.7382.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai puisi keadilan
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
Ira Maya
keluarga reagan keluarga yg toxic gak baik... geram pada rebecca enak aja membuat berlian seperti nadine jadi selingkuhan saja reagan bodoh... didampingi wanita baik² malah milih krikil menyesal tuch liat cctv terus... aku mau lihat reagan mengejar² nadine terus dan tersiksa atas perbuatannya
Unyek Kenyek
ceritanya menarik banget,,sbnernya aku bingung juga mau pilih Arnold atau raegan sebagi pembaca TPI kalau di RL kalau aku PCC jdi nadine aku sih mending lebih milih Arnold ya Karna di bisa menghargai wanita udah jdi sahabat adeknya jdi dri pihak kluarga Arnold lebih baik ketimbang raegan tosix
Baca Semua Ulasan
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

Selena mengernyit dan berseru, "Tapi ini nggak adil untuk Ibu!" "Adil? Kamu sungguh bodoh. Ada orang yang bekerja keras untuk bisa makan tiga kali sehari. Melakukan pekerjaan kotor dan melelahkan. Ketika dia melihat ke atas gedung yang tinggi, anak kecil yang berada di atas gedung itu adalah pewaris gedung tersebut. Di dunia ini, nggak ada keadilan mutlak?"
9.5977.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.4K kali sebagai puisi keadilan
Tampilkan Ulasan (394)
Baca
+Pustaka
Alina Tamrin
kalau pak Rudi ada hubungan keluarga dgn Selena apa mungkin orang yg selama ini ada di belakang layar yg ingin membunuh Selena adalah ibu Mira yg TDK ingin Pak Rudi mengetahui kalau Selena adalah keluarganya!. cepat dong perbaharui babnya penasaran nih lanjutatannya ... seru buanget ceritanya .........
Siti Ety rumiyati
Ceritanya sepertinya bagus awl baca jg kok bgs ini ceritanya tp pas lihat babnya banyak bangeeets jd mundur hehe pengin cerita yg tdk trll panjang pengin lht Selena n harvey bahagia kl panjang gini sepertinya banyak tarik ulur bahagia,jatuh lg d angkat lg bahagia jatuh lg dst nya. Btw,Smangat author
Baca Semua Ulasan
Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Terdengar suara Silvi mencari pembelaan. Aku mengepalkan tangan. Jujur saja, ini pertama kalinya aku melawan Silvi. Karena dia sudah keterlaluan. Sudah masuk kamar seenak udelnya, eh, malah main ambil baju yang bahkan masih terbungkus plastik! Masih di posisi yang Sama, aku semakin mempertajam pendengaranku. "Baju apaan sih, Man, sampek gak boleh di pinjem. Silvi kan, cuma pinjem. Bilangin istrimu sana!"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Pendekar Semprul

Pendekar Semprul

Dan di dalam rumah, Gayatri menulis puisi pendek di atas kertas lontar: > “Bila darah menjadi harga dari keadilan, Maka cinta harus menjadi jembatan antara dendam dan damai.”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Terkadang, saya bingung memikirkan tentang dimanakah letak keadilan Tuhan. Bahkan, dalam memikirkan tentang keadilan Tuhan, saya sempat membuat beberapa bait sajak. Apakah Tuhan benar-benar adil? Terkadang saya berpikir bahwa Tuhan itu tidak adil sama sekali. Inilah bait sajak yang saya ciptakan beberapa saat lalu. Tuhan Tak Adil
8.99.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Bagaimana ini terhubung dengan pembunuhan?” “Ini bukan hanya kritik sosial, Kompol. Ayah saya melanjutkan dengan bait-bait yang lebih mengerikan. Ia menulis tentang bagaimana ‘pemurnian’ diperlukan. Bahwa hanya dengan membersihkan panggung dari kekotoran, keadilan sejati dapat ditegakkan. Lalu ada bagian tentang Karna.” Raka lalu membacakan bait kedua yang ia temukan.
795 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
LEGENDA Pendekar  Kejam

LEGENDA Pendekar Kejam

Dimana letak kesetaraan? Didorong oleh pertanyaan-pertanyaan ini dan kerinduan akan keadilan, David, dengan hati yang baik, melangkah ke panggung metaforis, menggenggam pisau jagal, bertekad untuk membawa keadilan melalui kematian. "Seandainya mereka semua binasa di tanganku, bukankah itu menandakan keadilan dan pembebasan?" Dengan setiap serangannya, niatnya dibumbui dengan niat baik dan belas kasih yang tak terbatas.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Kata Nyai Sri. "Tidak, keadilan bukan itu. Keadilan adalah ketika Nyai merasa bebas dan pergi dengan tenang tanpa adalah Resha dan juga gelisah. Dan kebenaran adalah ketika kita tidak menyakiti orang lain dan merelakan yang telah terjadi.emnag sulit bahkan itu tidak mungkin dilakukan tapi percaya jika itu terjadi akan membuat luka lama di hati Nyai Sri dan Yanti akan merasa sedikit terobati. Aku percaya akan hal itu!" Kataku.
611.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

“Kini giliranmu, Shaka.” Shaka mengangguk. Menetralkan detak jantungnya terlebih dahulu. “Bagiku, bentuk keadilan Tuhan adalah bentuk ujian yang Ia —Allah— berikan pada setiap hambanya. Di mana, ujian tersebut adalah bentuk kasih sayang-Nya kepada setiap hamba. Namun tentunya, hidup terkadang lulus dari ujian tersebut dan terkadang gagal hanya karena tidak sanggup. Dan keadilan Tuhan, didasari dari sebarapa yakin kita terhadap Tuhan kita. Lebih tepatnya, kita— sebagai seorang hamba memang tidak sepatutnya menanyakan perihal keadilan Tuhan melainkan mempercayai akan janji yang telah tertulis di dalam kitab suci Al-Qur'an.”
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 673 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

“Tidakkah kau sadar? Kebenaran itu licin, dan keadilan itu butuh mata-mata, butuh trik, butuh langkah yang tersembunyi agar kau bisa mencapai akarnya.” “Kau harus menggunakan Arus Bawah ini untuk menembus, bukan untuk memfitnah. Niatmu tetaplah keadilan. Teknik hanyalah alat, seperti pisau tajam. Pisau bisa digunakan untuk membunuh, atau untuk memotong rantai. Pilihan ada padamu.”
10984 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai puisi keadilan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status