Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Pedang Darah

Pendekar Pedang Darah

Tetapi, tiba-tiba ia memasuki alam kesadarannya sendiri. Suatu alam kesadaran yang di sebut juga dengan sebutan lautan jiwa. Namun, lautan jiwa milik Chen Xuan sedikit mengerikan. Di mana permukaan air yang saat itu menjadi pijakan Chen Xuan, itu adalah lautan darah yang membentang sejauh mata memandang. Bahkan langit di lautan jiwanya sangat begitu kelabu, petir-petir bergelantungan di langit, memberikan suatu perasaan yang sangat begitu mencekam.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as puisi lautan
Read
+Library
Istri yang Kau Hinakan

Istri yang Kau Hinakan

usir Sadam. "Bilang saja gak punya duit, dasar cowok kere! Tampangnya saja yang mirip orang tajir nyatanya gak mampu bayar wanita secantik aku, pake acara nolak segala lagi," gerutu wanita itu namun tak terdengar jelas oleh Sadam yang mabuk. Sadam anteng saja minum, tak peduli ocehan wanita yang berlabel kupu-kupu malam itu.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as puisi lautan
Read
+Library
MASTER ALKEMIS

MASTER ALKEMIS

“Ini memang lautan, tapi bukan lautan biasa! Hanya air dari Laut Kekosongan yang terlihat begitu murni, tanpa sedikit pun kotoran. Coba perhatikan baik-baik, tidak ada ikan atau udang di dalam air ini… hanyalah energi air paling murni!” Gu Mo berkata dengan suara penuh kegembiraan, “Benar! Ini pasti tempat keberadaan benih iblis pertama! Benih iblis ini memang sangat kuat, ia bahkan bisa menciptakan Laut Kekosongan sebesar ini!”
9.961.4K viewsOn holdAdded to Library 1.5K Times as puisi lautan
Read
+Library
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Kedamaian yang baru saja mereka raih di tanah itu kini terasa jauh, sebuah ingatan yang mungkin akan menjadi sumber kekuatan di masa-masa sulit nanti. Hanya ada laut yang tak berujung di sekeliling mereka, hamparan biru gelap yang luas dan misterius. Kabut semakin tebal, menelan kapal, membuat dunia terasa sempit, hanya ada mereka bertiga di tengah samudra yang tak berbatas. Wu Teng merasakan denyutan Pilarnya, sebuah sensasi yang kini tidak hanya terasa di dalam dirinya, tetapi seolah menyatu dengan riaknya laut, beresonansi dengan kegelapan yang menanti di kejauhan.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as puisi lautan
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Bukan air, melainkan sebuah substansi yang berkilauan seperti tinta perak yang disebut "The Sea of Unspoken Words" Lautan ini adalah tempat penampungan bagi semua perasaan yang terlalu besar untuk dibahasakan, semua cinta yang hanya berani berdiam di tatapan, dan semua permohonan maaf yang terlambat disampaikan. "Nara!" teriak salah satu Chroniclers, seorang pemuda bernama Kaelan, yang memegang gulungan kanvas cahaya. "Lautan ini meluap! Memorinya terlalu berat!"
810 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as puisi lautan
Read
+Library
TRIPLE SEVEN ADVENTURE

TRIPLE SEVEN ADVENTURE

RAHASIA TOGONG OLOYOMATE Dua pasang kaki itu mencetak jejak yang terukir sempurna diatas pasir. Ella berhenti, memandangi hamparan lautan yang menyapa didepannya. Pohon pohon kelapa tanpa buah melambai lambai di tiup angin sore yang mulai berganti senja. Perahu perahu nelayan dipermainkan ombak yang tenang. Teduh sekali.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as puisi lautan
Read
+Library
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

Xuan Li berdiri di atas lautan tanpa batas, tubuhnya dikelilingi pusaran arus yang mengikuti setiap hembusan napasnya. Mata birunya yang semula tenang kini berkilauan dengan pantulan ombak yang beriak di sekelilingnya. Laut ini bukan sekadar air, melainkan manifestasi dari kehendaknya sendiri. Namun, meski telah menyatu dengan arus, ujian belum berakhir.
9.859.8K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as puisi lautan
Read
+Library
Pernikahan Yang Sempurna

Pernikahan Yang Sempurna

Menyingkirkan kedua tirai dan berdiri di hadapan jendela besar yang terbuka. Hana dapat melihat biru gelap lautan luas yang terbentang di bawah sana. Debur ombak yang datang menyapu pasir putih dan pepohonan kelapa yang tinggi itu bergoyang pelan tertiup angin laut. "Tidak mungkin.." Hana mengangkat tangannya, menutup setengah mulutnya yang terbuka, "Ini..." "Kamu sudah bangun permata ku?"
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 481 Times as puisi lautan
Read
+Library
Gairah Liar Istriku

Gairah Liar Istriku

Udara asin dari laut menusuk indra penciuman, sebuah pengingat konstan akan isolasi yang mengelilingi. Ombak malam menghantam lambung kapal dengan ritme yang malas dan memabukkan, seperti sebuah bisikan panjang yang tak pernah usai. Di geladak atas, Dita berdiri mematung, tubuhnya diselimuti mantel tebal yang seolah tak mampu menahan dinginnya keraguan. Matanya terpaku pada kegelapan samudra, namun pikirannya berkelana jauh. Perjalanan laut menuju negeri asing ini terasa seperti penjara yang bergerak baginya—lambat, sunyi, dan memberinya terlalu banyak waktu untuk berpikir, hal yang justru paling ia hindari.
12.0K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as puisi lautan
Read
+Library
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Ia tahu — ada sesuatu yang mengusik kekuasaannya. Bau air laut menyusup ke wilayahnya, mencemari rawa dengan kekuatan asing. “Berani sekali kau menginjakkan kaki di tempatku!” desisnya tajam. Tak butuh waktu lama, langit di atas rawa membelah. Dari balik cahaya biru kehijauan, sosok utusan Laut Kidul muncul kembali. Wujudnya masih sama — tenang, agung, dan membawa kekuatan yang terasa menekan seluruh makhluk di sekitarnya.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as puisi lautan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status