Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Catatan Rumi

Catatan Rumi

"Adek enggak boleh nanya gitu. Kita sebagai manusia harus bisa pasrah sama ketentuan Allah. Adek jangan nyerah. Semua ini hanya ujian. Adek juga harus yakin bahwa setelah hujan ada pelangi." "Tapi enggak selamanya setiap hujan ada pelangi, bi. Rumi bener-bener capek." suaranya terdengar gemetar lemas. "Aku beneran pengen pergi dari sini. Bunuh saja Rumi, bi. Bunuh Rumi."
2.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as puisi mentari
Read
+Library
Pesona Tuan Majikan Yang Luar Biasa

Pesona Tuan Majikan Yang Luar Biasa

Ia menelan ludah lagi, lebih kentara. Dewa yang dari tadi hanya mengamati, kini tersenyum sangat tipis. Matanya yang sayu karena demam tetap tajam menatap wajah Mentari yang sudah merah sampai telinga. "Tari," panggilnya pelan, serak. "Kenapa kamu terus menelan ludah? Ada yang kamu pikirkan?" Mentari tersentak. Handuk di tangannya hampir jatuh. "T-tidak… saya cuma… tenggorokan saya agak kering, Pak."
103.1K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as puisi mentari
Read
+Library
Terjerat di Hati yang Salah

Terjerat di Hati yang Salah

Bab 8 Luka Hati Mentari Mentari termenung setelah kepergian Adiaz dan Angela. Hatinya terasa kosong. Pikirannya kalut. Seandainya, dia tidak tutup mata sejak awal, mungkin semua masalah ini tidak akan terjadi. Mentari terlalu mencintai Adiaz, walaupun dia tahu kesalahan Adiaz, wanita itu masih tetap bertahan, seakan tidak terjadi apa pun, seakan tidak ada yang salah. Hal itu menyebabkan banyak luka di hati Mentari.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as puisi mentari
Read
+Library
Si Tomboy Hanny dan ayam

Si Tomboy Hanny dan ayam

Untukmu Hati Aku disini Merasa sangat sendiri Hidup tanpamu tiada arti Malam Sampaikan padanya Hariku akan kelam Bila hariku tanpa dia Bulan Sapa dia Sampaikan perasaan Kini Gundah gulana Pagi Cepatlah berganti Sampaikan pada mentari Berikan pesan agar dia kemari Setelah berpuisi aku tertidur lelap.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as puisi mentari
Read
+Library
Hati Sang Bayangan

Hati Sang Bayangan

Terlihat ekspresi Helena yang berubah-ubah. “Wahh rasanya agak manis, asam, dan ada rasa cengkehnya. Tetapi ini cukup enak di perutku. Ini seperti minuman herbal,” ucap Helena yang tersenyum sebab merasa puas dengan minuman baru ini. Matanya lalu melirik ke arah pria berkulit putih pucat itu, “Hm … kau mau?” “Habiskan saja,” Nicholas lalu membuang kaleng birnya dan beranjak pergi, meninggalkan Helena yang masih menikmati minuman rempah itu.
881 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as puisi mentari
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

Yang sedang melakukan penghormatan. Alya tersenyum getir, mentari terlihat cerah. Tapi, sayangnya tak secerah hatinya. Awan berkabut, tengah menyapa hati Al. Tak sanggup rasanya, jauh dari Ibu dan Bapak. Bayang-bayang orangtua, Davin, juga Rei. Silih berganti saling berkelebat, kalau bukan karena Ibu juga Bapak. Al, tidak akan mungkin pergi sejauh ini dari mereka.
1012.7K viewsOn holdAdded to Library 405 Times as puisi mentari
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Hm, ada nomor baru tanpa nama. === Eksposisi Rahsa. Karya Someone Katakanlah, Kekasih Bagaimana bisa surga itu terbangun di atas punggungmu? Bagaimana bisa matahari tak terbit dari ufuk timur tetapi terbit dari ufuk matamu? Serta bagaimana bisa sungai Nil mengalir alun di nadimu? Tuhan begitu teliti menciptakan keindahan yang kritis sepertimu Begitu sani, membuat rinduku hampir habis garansi
104.2K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as puisi mentari
Read
+Library
Menanti Kabut dan Awan Berpaling

Menanti Kabut dan Awan Berpaling

Tidak ada satu pun jeritan yang keluar dari mulutnya. Dia menundukkan mata, membiarkan sup panas itu membakar kulitnya. Bahunya menegang kaku, dan ujung jarinya tampak sedikit meringkuk. Suara sup yang mendidih dari dalam panci masih terdengar di telinga. Ruangan yang baru saja dipenuhi aroma segar, saat ini hanya menyisakan bau amis yang mengenaskan. "Aku sudah bilang, kamu harus pergi!"
7.0K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as puisi mentari
Read
+Library
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.4K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as puisi mentari
Read
+Library
Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

#PJSR_2 ____________________ PoV Bang Ochi ____________________ Matahari pagi bersinar cemerlang. Embun dingin terhangatkan lalu menetes dari ujung lengkung dedaunan dan ujung-ujung lancip rerumputan liar.
9.57.3K viewsOngoingAdded to Library 270 Times as puisi mentari
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status