Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

Dia memandangku lagi. “Ya. Ingin dicintai dengan sepenuh hati.” “Benar. Dengan sepenuh hati. Meski aku menyukai Saka, namun bila Saka belum sepenuh hati, aku tidak akan mengizinkan diriku jatuh.” “Bisakah seperti itu? Bukankah kita tidak bisa mengatur pada siapa kita jatuh cinta?” “Betul. Kita tidak bisa mengatur hati, tapi kita bisa mengatur perbuatan kita. Aku mungkin akan menjauhimu kalau aku sudah tidak bisa mengatur harapanku padamu.”
10874 viewsCompletedAdded to Library 21 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
Pengorbanan Hati sang Ibu Angkat

Pengorbanan Hati sang Ibu Angkat

Satu persatu bulir bening yang hangat meluncur mengusap pipinya, kedua tangan Srini mengepal. "Berhentilah, berhentilah Ayah, Ibu ... tolong jangan campuri urusan jodohku lagi. Biarkan aku memilih pendamping sendiri, tolong ... kumohon!" Bruk. Dia menjatuhkan diri, bersimpuh di depan kedua kaki Bahar dan Satem. Tangan kananya meremas kuat kain kebaya di bagian dada, punggungnya bergunjang. Suara tangisan sesenggukan terdengar.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
Pacar Pura-Pura

Pacar Pura-Pura

jawab Clara dan menunjukkan letak puisi tersebut, dan setelah itu Kak Indri pun membaca puisi tersebut “Mencintaimu adalah janji pada Tuhan, janji yang harus ku tepati pada penciptaku Dengan segenap jiwa dan raga ku, dan serta doa menjadi bekal ku mencintaimu Aku ingin mencintaimu dengan indah, dengan hati yang bercahaya seperti purnama Aku ingin mencintaimu dengan indah, dengan sifat yang berharga seperti batu permata Tuhan, izinkan aku bersamanya, izinkan aku menjaganya, seperti janji di setiap doa ku yang tertuju padanya.” Baca Indri dengan penuh hati, dan memang benar puisi yang ada di dinding itu sangat bagus dan Indri pun juga sangat suka pada puisi tersebut “Bagus banget ya puisinya”
109.8K viewsOngoingAdded to Library 352 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
Dua Wajah Satu Hati

Dua Wajah Satu Hati

Vanilla's POV Kalau dibilang masih ada rasa, sepertinya iya. Ada sisa-sisa rasa yang tersimpan di lubuk hati terdalam. Wu Hao, adalah orang yang pernah aku cintai dengan begitu besar. Melihatnya tertawa dengan gadis lain membuatku bertanya-tanya, apa kurangnya aku dibandingkan dengan sekretarisnya itu?
915 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
Pemilik Hati Sang Naga

Pemilik Hati Sang Naga

Semua pasukanku mengangkat tangan mereka menyuarakan kemenangan itu. Ini memang kemenangan pasukanku, tapi ini bukanlah kemenanganku. Aku masih kalah karena aku tidak bisa menyelamatkannya. Wanita indah yang hatiku dipenuhi olehnya. Satu-satunya cahaya yang berani masuk dalam kehidupanku yang penuh dengan kegelepan ini. Nama wanita itu adalah Meera, pemilik hatiku satu-satunya. Untuknya, aku akan melawan seluruh dunia. Tapi aku tak bisa melakukan itu lagi, dia telah tiada dan selamanya akan menjadi kenangan indah di dalam hatiku saja.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

"Menjerit dan menangis, pilu dan derita Merintih dan berdoa di manapun berada” Suara Matari membius penonton di hadapannya. Semua terdiam. Matari memberikan isyarat pada penonton dengan jelas agar Kak Citra mulai membacakan puisi Kahlil Gibran. "Wahai langit tanyakan pada-nya mengapa dia menciptakan sekeping hati ini… begitu rapuh dan mudah terluka…
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 426 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
Dari Meja Kerja ke Hati

Dari Meja Kerja ke Hati

“Ini bukan perang, ini pertempuran hati. Dan aku ingin kita menang bersama.” Calla mengangguk pelan, hatinya berdebar-debar. Ia tahu, apa pun yang akan mereka hadapi ke depan, saat ini mereka saling memiliki. Mereka berdua berjalan keluar rumah menuju taman kecil di halaman belakang. Beberapa sahabat dekat sudah berkumpul, suasana penuh kehangatan meski sederhana. Tidak ada pesta besar, hanya perayaan kecil sebagai tanda peresmian hubungan mereka yang selama ini terjalin penuh liku.
971 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
Hati Yang Tak Pasti

Hati Yang Tak Pasti

Jesatya termangu menatapnya. Indah. Gambar itu benar-benar indah—hingga membuat Jesatya tidak dapat mengatakan apa pun. Jesatya mendekat, membaca nama yang tertera di bawah bingkainya. Daisila Alma Meisie—“Aku pun, ingin seperti bunga Daisy”. Tulisnya di sana. Jesatya tanpa sadar tersenyum lagi. “Even namanya juga indah banget. Keren.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
Mahligai Abu dan Berlian

Mahligai Abu dan Berlian

“Nggak. Kamu nulis dari hati. Itu yang bakal nyampe ke pembaca.” Ayu juga menunjukkan pada Ratma. Yang membacanya dengan lambat, sesekali mengangguk. “Kamu nulis apa yang aku nggak pernah bisa ucapin. Tapi yang selalu aku rasain,” komentar Ratma sambil menggenggam tangan Ayu. “Makasih, Bu. Itu artinya banyak.” Keesokan harinya, tulisan itu dipublikasikan. Judulnya sederhana: “Dari Puing, Kita Bisa Membangun Istana.”
2.9K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

katanya, suaranya lembut. Ia meraih kain kecil dari pakaiannya. Puisi pendek tertera di sana, ditulis dengan aksara halus Di tepi kolam, bawah ketapang tua, Hati kita bebas, meski dunia menutup. Jika takdir memisah, di bukit ‘kan kutunggu, Dengan melati dan kenanga, untukmu selalu. Raka membaca puisi itu. Jantungnya berdegup keras. “Ini… indah, Gusti,” katanya, suaranya serak. “Aku simpan ini, sebagai pengingat.”
872 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as puisi pujaan hati
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status