Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Siaaap! Ah, ya bagimana dengan Serenada? Sudah lama aku tak melihatnya pulang kembali ke rumah Profesor Madrosa." Tak ada tanggapan selain tawa khas Wanara. Ia malah mengajakku ke satu tempat yang disebutnya sebagai "Sendang". Dia berkata bahwa Serenada sedang dalam proses laku ritual untuk mendapatkan ilmu khusus bernama Anoman Puteh. Ilmu apalagi itu? "Itu ilmu beladiri yang menggabungkan gerakan tubuh dan kekuatan supranatural. Nah, lihatlah itu!"
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai puisi serenada hijau
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Baca Semua Ulasan
Cinta Seroja

Cinta Seroja

gumam Eza terlintas di pikirannya kawan masa kecil yang bernama Alzidan, dia pindah ke kota bersama orang tua. Bibir Eza melukis senyuman, mengingat masa kecil dulu bersama teman-teman perempuan dan juga anak laki-laki ya, itu Alzidan. Dia suka iseng memberinya bunga seroja yang dia bilang agar sama dengan nama Seroja yang akan selalu cantik dan segar karena tumbuhnya di air. Eza mesem-mesem sendiri. Begitu anteng mengingat masa lalu yang indah, dimana masa kanak-kanak yang polos tak mengenal apa-apa selain bermain.
9.73.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai puisi serenada hijau
Baca
+Pustaka
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

Tidak dapat disangkal, Seren adalah sosok seorang yang jenius dalam meyakinkan istrinya. Seren memeluk bantalnya dan meninggalkan loteng bersama Naga Hijau. Pria itu menghentikan langkahnya saat dia berusaha untuk melangkah keluar, menatap bantal yang ada di lengannya. Angin dingin terus bertiup kencang karena cuacanya sedikit ekstrim. Tiba-tiba, Seren terlihat diam. Dia segera melemparkan bantalnya ke tanah dengan sekuat tenaga. "Jangan jatuhkan anakmu!" Naga Hijau yang ada di sebelahnya berseru tanpa sadar saat dia mengulurkan tangannya untuk menangkap bantal yang hampir terjatuh.
8.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38.9K kali sebagai puisi serenada hijau
Tampilkan Ulasan (275)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Apa yang dikatakan pemuda itu terdengar seperti peringatan serius. Menyadari serangan pertama gagal saja sudah membuat Hamsika tak percaya. Kali ini dia akan bersungguh-sungguh untuk menyerang Bara Sena seperti yang diminta olehnya. Matanya terpejam dan dua telapak tangan menyatu di depan dada. Mulutnya nampak merapal satu mantra. Aura aneh keluar dari tubuhnya. "Sembilan Ribu Dewi Hijau, menyatulah dengan tubuhku..." ucap Hamsika mengakhiri mantra yang dia rapal.
8.963.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai puisi serenada hijau
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyerah

Saat Cinta Menyerah

Kedatangan kurir tiba-tiba memecah keheningan yang mencekam. Perutku benar-benar kosong. Rasa lapar membuatku tak ingin berdebat dengan mereka. Namun, Selena justru menutup hidungnya sambil mengernyit, seolah-olah yang ada di hadapannya bukanlah makanan, melainkan tumpukan sampah. “Bau ini … aku …” Selena tampak ingin muntah.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai puisi serenada hijau
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai puisi serenada hijau
Baca
+Pustaka
Gairah Membara Paman Tunanganku

Gairah Membara Paman Tunanganku

Buah-buah kecil berwarna merah tua dan ungu tergantung di antara daun-daun hijau. Pemandangannya begitu indah. Seolah hamparan kecil penuh warna di tengah hutan musim semi. Luna berhenti sejenak, memandang sekeliling dengan mata kagum. “Banyak sekali…” Serena ikut tersenyum melihatnya. “Tempat ini memang terkenal dengan berry-nya.” Ia mengangkat keranjang di tangan. “Tapi kalian harus berhati-hati.”
1072.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai puisi serenada hijau
Baca
+Pustaka
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

tegas Tiara. Nanta pun tak berkata lagi. Percuma menyadarkan seseorang yang sedang kasmaran. Dia berdiri memandang mentari yang sebentar lagi akan benar benar meninggalkan hari. 'Senja memang indah, seindah orang yang menyukainya' batin Nanta. Saat matahari benar-benar telah tenggelam, Nanta dan Tiara pulang. Sepanjang perjalanan mereka tak saling bicara, hanya bunyi langkah kaki yang menemani.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai puisi serenada hijau
Baca
+Pustaka
Bilang Ayahmu Aku Muslim (Extended Version)

Bilang Ayahmu Aku Muslim (Extended Version)

Tahukah kamu apa yang kurasakan ketika aku membiarkan cinta ini tumbuh? Aku bahagia, sangat bahagia... Dalam ketidak sadaranku, Aku dengar kau memanggilku, Dave Mengajakku berkeliling ke sebuah tempat di mana aku belum pernah melihatnya, Kulihat kau mengenakan sutera hijau, Dave. Aku ingat dari kelembutan sutera itu Aku masih bisa merasakannya. Kau ingin mengajakku hidup di tempat itu
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai puisi serenada hijau
Baca
+Pustaka
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Ia menatap Serena yang masih tertidur di ranjang utama, lalu mengalihkan pandangannya kembali pada Akari yang tak sadarkan diri. Beberapa detik kemudian, suaranya akhirnya terdengar pelan. “Mungkin sejak awal kita berpikir ke arah yang salah.” Ruangan langsung kembali hening. “Racun Hasrat dan penawarnya mungkin bukan sekadar racun dan obat penawar biasa.” Ia mengambil botol porselen hijau itu perlahan. “Mungkin hubungan keduanya lebih seperti gembok dan kunci yang sama-sama cacat.”
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 602 kali sebagai puisi serenada hijau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status