Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Playboy Kampus

Playboy Kampus

Juga bayang-bayang pohon karena terpaan sinar bulan. Lidya menatap angkasa. Di langit tampak terang. “Betapa indahnya terang bulan.” Kata Lidya. “Ya, terang bulan. Apa kamu suka?” Tanya Beryl menggoda. Sementara wajah Lidya kian indah terkena terpaan sinar rembulan. “Iya. Aku suka. Tapi tak mungkin untuk pergi ke bulan sana.”
109.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 206 Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Di sisi langit lain. Bulan purnama yang bersih sedang menggantung di langit dengan tenang, seolah-olah kebisingan dan kehebohan di sisi lain tidak ada hubungan dengannya. Pamela mengeluarkan ponselnya untuk memotret bulan itu, lalu mengunggah foto itu ke storynya, juga menulis "bulan malam ini sangat indah". Setelah beberapa detik dia mengunggah foto, seorang teman bernama "La" menyukai postingannya, bahkan menulis komentar: "Ya, aku juga merasa begitu."
9.51.4M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 50.5K Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Ipakita ang mga Review (267)
Read
+Library
Kiara Almira Gayatri putri
thor tolong ceritanya jgn berbelit belit. jd bikin bosen & males lama² bacanya. masa Agam yg segitu pintarnya bisa gatau kelicikan kalana. saya kira pas ketemu Pamela lsg ketauan itu anaknya Agam trnyata diputer puter lg ceritanya. diperpanjang ceritanya Pamela & Agam tau ulah kalana & bales kalana.
Amalina Mohd Salleh
Mahu nya kemajuan dalam hubungan pamela dengan agam...Mahu juga status keluarga kandung pamela terungkai dengan cepat...mahu juga tahu gimana cara agam lepas dari kalana dari status 'penyelamat' itu . jangan perbanyakan peran sampingan lebih dari peran utama . peran rembulan dan juga peran Moon ???
Basahin ang Lahat ng Review
Diculik Mertua Duda

Diculik Mertua Duda

Gabriel kembali menirukan air matanya, ia membuka jendela kamar dan melihat langit rupanya malam itu langit sangat cerah miliaran bintang ber kelap-kelip dengan satu bulan purnama yang sangat besar dan indah. "Bulan, apa kamu tahu? Hari ini aku sedang berduka, aku sedang merasakan sakit hati. Bulan apa kamu pernah berduka atau merasakan rasa sakit? Aku hanya melihat kamu selalu bersinar setia malam seperti selalu bahagia, walaupun kamu hanya sendirian hanya di temani bintang-bintang yang terlihat lebih kecil dari mu," ujar Gabriel sambil menatap bulan yang bundar sempurna. "Andai aku jadi bulan, seperti nya aku sangat bahagia karena bisa memberikan cahaya di tengah gelapnya malam," sambungny
106.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 200 Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

Ketika sinar itu reda, bulan tidak lagi tampak abu-abu. Permukaannya berpendar lembut, membentuk jaringan cahaya yang terlihat dari bumi. Manusia di seluruh dunia berhenti sejenak malam itu — menatap langit, menyadari bahwa bulan kini menyanyikan lagu yang sama dengan hati mereka. Lyra kembali duduk di dalam kapsulnya, menatap bumi yang bersinar lembut di kejauhan.
937 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 34 Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Miliarder Tampan Itu Jodohku!

Miliarder Tampan Itu Jodohku!

di situ tertulis sebuah puisi, Engkau laksana bulir embun pagi, menyejukkan, setelah jiwa beradu dengan malam yang kelam. Engkau laksana temaram bulan, mendamaikan, seusai perjalanan panjang tanpa arahan tujuan. Engkau laksana angin yang bergerak perlahan, meneduhkan, sesudah perang melawan ketidak pastian. Ijinkan aku untuk masuk ke dalam bilikmu.
3.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

Hanya mereka berdua. "Coba kamu lihat ke atas sana," Rio menunjuk bulan, "Cantik ya." Sila mengangguk. Bulannya tidak terlalu terang, tapi membulat sempurna. "Coba kamu hitung sampai tiga." Sila tidak tau untuk apa, namun gadis itu memulai hitungan, dan dalam hitungan ketiga, kembang api meluncur indah di langit seakan ikut menghiasi malam.
2.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 53 Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

Sebagai makhluk yang teramat sangat jarang memperhatikan bulan, aku tidak pernah tahu pasti kapan bulan purnama atau kapan bulan tidak terlihat sama sekali. “Aku berasal dari jaman yang selalu mengandalkan bulan dan matahari sebagai penanda waktu Lusia. Walaupun di jaman ini, sinar bulan kalah jauh dibandingkan dengan sinar lampu-lampu di jalan. Semuanya terlalu … terang.” “Bukannya enak lebih terang?” Dia memandangku dengan tersenyum, “kamu tidak akan bisa benar-benar menikmati malam dengan terlalu banyak cahaya.”
109.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 367 Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Misteri Desa Purnama

Misteri Desa Purnama

Tetap saja, bulu kudukku merinding dibuatnya. "Kau ini sudah seperti pemburu hantu saja," jawab Bulan. "Memang ... apakah benar cahaya seperti itu ada?" tanya Bulan padaku seakan tak percaya. Aku langsung berkata, "Tentu saja. Mereka akan menemukan cahaya dan kembali bahagia. Biasanya seperti itu, kan?" Bulan seperti tak bersemangat. Dia terus menatap bulan yang bersinar dalam bentuk bulat sempurna malam ini.
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 171 Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Legenda Pendekar Naga Putih

Legenda Pendekar Naga Putih

jelas Singa Emas Surgawi. "Ada tulisan di batu tempat Pedang Mentari tertancap, apa kamu bisa membacanya?" tanya Wu Long. "Mungkin aku bisa membantu, Master ... sepertinya ini ditulis dalam bahasa Naga!" Malam yang gelap akan berganti terang Mentari yang datang seakan menantang Rembulan akan muncul setelah mentari sembunyi Sepasang pusaka akan bersatu dalam damai "Apa maksud kata-kata seperti puisi ini ya?" tanya Wu Long.
1011.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 295 Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem

Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem

Bulan purnama muncul perlahan di atas awan, pucat, bulat, dan seakan mengawasi setiap langkah manusia di bawahnya. Cahaya bulan memantul pada mata Feng Longwei yang masih menyisakan rona emas. Malam terasa sunyi, namun sunyi yang membawa firasat buruk. “Malam ini…” ujarnya lirih, “sepertinya akan menjadi malam yang panjang.”
1015.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 633 Beses bilang puisi tentang bulan bahasa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status