Suamiku Bukan yang Kukira
Tidak ada nama pengirim, hanya satu kalimat di depan dengan tinta hitam:
“Jangan percaya aku, tapi ikuti aku.”
Sinta menatapku. “Kau pikir siapa?”
Aku membuka amplop perlahan.
Di dalamnya, selembar foto: aku dan Dirga, berdiri di depan server Magnolia, tahun 2008.
Dan di belakang foto, tulisan tangan yang kukenal, halus tapi tegas, Ira.
“Titik api kedua dinyalakan. Nusantara bukan akhir, tapi awal. Aku masih di sini dan mereka juga.”
ตอนยอดนิยม