Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesayangan Tuan Muda

Kesayangan Tuan Muda

Bagaimana jadinya jika setiap hari seperti ini, sungguh melelahkan. "Permisi Pak ini kopinya sesuai permintaan Bapak tadi," ucap Lea masih dengan senyum yang ramah. 'Please enak please, aku capek' "Not bad, tapi gue pengen kopi instan," ucap Ken setelah menyeruput sedikit kopi buatan Lea. "Buatin!" pinta Ken dengan nada yang terdengar dingin di telinga Lea. "Maaf pak, maksudnya kopi sachet gitu ya atau gimana?"
2.0K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as quotes kopi singkat
Read
+Library
Semangkuk Kolak Penuh Kebaikan

Semangkuk Kolak Penuh Kebaikan

+++ "Weleh, mas Al, to! Lama engga lihat, kemana aja, mas?" "Haha, iya, nih mbok. Habis lulus alhamdulillah langsung dapet kerjaan. Dulu jaman skripsi padahal suka numpang nugas di sini, ya? Gegara temen dulu ada yang kos di kampung sini, sih." "Haha, iya. Mas Al mau pesen apa? Sekalian Mbok bikinkan, atau mau kayak biasanya?" "Boleh deh, mbok. Kopi Joss, pake arang, gulanya dikit aja, ya?"
2.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as quotes kopi singkat
Read
+Library
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

“Mas jangan menggombal pagi-pagi, nanti aku nggak konsen nuangin kopinya.” Kai tertawa, lalu ia sedikit mengendurkan pelukannya supaya Kira bisa fokus menuangkan kopi. Kira menyerahkan kopi itu pada Kai. Kai terpaksa melepas penuh pelukannya, tangannya terulur menerima cangkir kopi tersebut. Lalu Kai menyeruputnya perlahan-lahan. “Perfect,” puji Kai sambil tersenyum samar pada Kira. “Kopi ini seperti kamu. Bikin candu.”
9.350.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as quotes kopi singkat
Show Reviews (15)
Read
+Library
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Read All Reviews
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Oooh God, don't let he touchs me, please? "Anya?" "Ya, Kenzy?" "Mana, kopiku? Aku mengernyitkan dahi, bingung. Kopi, kopi apa? Oooh, jadi tadi itu Kenzy minta dibuatkan kopi? Serius, bukannya kopi buatanku nggak masuk ke dalam kriterianya? "Ummm, your coffee?" "Sorry!"
1020.7K viewsCompletedAdded to Library 745 Times as quotes kopi singkat
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Uap kopi berganti bentuk: > “Maaf.” > “Kesempatan kedua.” > “Tempat yang tidak menuntut.” Dimas mengangguk pelan. “WarKoDuBa bukan tentang bayar atau tidak. Tapi tentang rasa yang tak sempat disampaikan.” --- Tiba-tiba, pria itu berdiri. Ia mengeluarkan sebuah kantong kecil berisi... biji kopi hitam keunguan yang berdenyut seperti jantung.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as quotes kopi singkat
Read
+Library
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi beraroma kuat yang aku sukai, asam dan pahit menyatu dalam pekatnya ampas. Kopi ini tumbuh berupa semak-semak berdaun hijau lumut yang menghasilkan biji-biji kecil berwarna hijau lalu berubah menjadi merah ketika siap untuk dipetik. Kopi khas Malayaka, ditanam oleh suku yang binasa. Aku menghela napas sejenak. Mereka benar-benar suku yang hebat. Aku sangat berterimakasih atas kopi mereka.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as quotes kopi singkat
Read
+Library
The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

Kopi itu terlalu sayang untuk dilewatkan. “Kayu bakar dan kopi. Dua cara khusus untuk memanggil dirimu! Panther memang yang terbaik, bukan?!” ucap Coque terdengar begitu antusias. Merpola terlalu sibuk untuk menanggapi ucapan Coque. Wanita tua itu menyeruput dengan ekspresi yang tidak terlukiskan puasnya. “Kurasa aku sudah menemukan peracik kopi terbaikku,” gumam Merpola dengan lirikan kagum pada Coque.
9.733.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as quotes kopi singkat
Read
+Library
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Sudah terbiasa untuk berlaku seperti bukan seorang putra. Ayahnya sedang duduk dengan ditemani secangkir kopi pahit di rumah masa kecilnya. Rumah yang menjadi saksi bisu dari kisah cinta pertamanya. Rumah ini, rumah yang dirindukan tapi juga ditakutinya. Banyak lukisan memori yang tergambar di dinding-dinding yang putih dan kokoh itu. Kisah manis saat berbagi tawa dan waktu yang panas. Kisah pahit saat kehilangan kepercayaan dan kekuatan untuk mencintai. Apapun yang terlukis di sana, itu adalah perpaduan sempurna dari mimpi indah yang dibumbui kopi hitam.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as quotes kopi singkat
Read
+Library
Alesha : Langkahmu, Petunjukku

Alesha : Langkahmu, Petunjukku

Sekarang hidupku benar-benar dipenuhi kopi. ‘Kesialan yang membawa keberuntungan. Apa besok aku bisa bertemu dengannya lagi?’ Kursor di layar ponselku berkedip, dan jemariku menulis satu kalimat di catatan naskah: > “Dia datang bersama tumpahan kopi dan menghilang di antara keramaian. Tapi aku tahu bagaimana cara menemukannya. Apa itu yang mereka sebut takdir?”
777 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as quotes kopi singkat
Read
+Library
Selingkuh Dibalas Selingkuh.

Selingkuh Dibalas Selingkuh.

Sari memperlihatkan kopi giling milik Taufik. “Yang ini saja.” Yoko menunjuk kopi giling milik Taufik. “Pake gula?” tanya Sari. “Sesendok kecil saja,” jawab Yoko dengan dingin. Ia sedikit kesal ketika mendengar Sari menyebut nama Taufik dengan sebutan ‘Aa Taufik.’ Ia tidak suka Sari menyebut nama Taufik dengan sebutan ‘Aa Taufik.’
1.0K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as quotes kopi singkat
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status