Rahim yang Tergadai
Rahang tegas, berewok halus, dan aroma tubuh yang tak asing.
"Kenalin, gue G4–Galen Putra Sagara. Suami kamu. Aku nyata, Maiza. Aku masih hidup," bisiknya sembari mengusap rambut Maiza.
"Ini nggak lucu! Siapa kamu?!" Maiza mendorong dada bidang itu sekuat tenaga, tapi pria itu tak bergeming.
"Lo melupakanku cuma dalam hitungan jam? Secepat itu? Coba rasakan ... sama atau beda, hem?"