Desember Ke-30
Kami mengadakan acara bincang-bincang buku secara hybrid di sebuah ruang seni independen di Semarang yang dipenuhi oleh para pembaca setia, teman-teman dekat, serta keluarga yang menyempatkan diri hadir secara virtual maupun langsung.
"Banyak yang bertanya, apakah buku ini adalah sebuah novel fiksi fiktif tentang romansa tragis seperti karya-karyaku sebelumnya," kataku di hadapan puluhan audiens yang duduk rapi menyimak setiap kata yang keluar dari mikrofon. "Maka hari ini saya jawab dengan tegas: buku ini bukanlah fiksi. Ini adalah catatan harian seorang penulis yang hampir kehilangan ingatannya, yang sempat tersesat di lorong-lorong masa lalu, hingga akhirnya memilih untuk berdamai dengan
ตอนยอดนิยม