Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bertahan Atau Dimadu?

Bertahan Atau Dimadu?

Sedikit kesulitan membuka pintu karena tangannya sangat penuh. Setelah membuka pintu, Rian berjalan menuju mobil yang masih terparkir di halaman depan rumahnya. Dia memasukan kantung plastik berisi buku di bagasi. Saat menutup bagasi mobilnya, pandangannya tidak sengaja beralih pada pagar setinggi dua meter yang terpasang di rumahnya. Pagar itu dulu dipesan Tiara karena Dukun Deri dan anak buahnya bisa menerobos masuk.
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai rantai pagar rumah
Baca
+Pustaka
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

Rumah itu berpagar tinggi dan dijaga oleh centeng atau pengawal yang bertugas bergantian selama 24 jam. Ketiganya berhenti di dekat sebuah pohon besar tak jauh dari rumah itu. “Itu rumah yang akan kita satroni,” kata Pitung setengah berbisik. “Hmm, tampaknya mudah,” sahut Rais. “Belum tentu,” kata Ji’i. “Apa rencana lu,” tanya Rais. “Gue akan melompat ke tembok di depan itu, dan lu berdua masuk dari arah kanan dan kiri,” perintah Pitung.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai rantai pagar rumah
Baca
+Pustaka
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

Sadar, Ra! Rangga hanya tersenyum samar. “Ayo.” Reno mengantar mereka ke sebuah rumah besar dengan pagar besi yang tinggi dan rapat. Pintu pagar terbuka otomatis ketika Reno menekan klakson. “Kita sudah sampai. Ayo turun.” Rangga membuka pintu di sampingnya ketika lengannya ditahan. “Kenapa? Hari ini kamu tidak akan bisa lari atau sembunyi, Ra.”
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 784 kali sebagai rantai pagar rumah
Baca
+Pustaka
SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

“Mulai malam ini, kamu tidur di teras. Aku siapkan tikar dan kopi. Kalau ada suara aneh, atau orang mendekat pagar, langsung bangunkan aku.” “Siaap, Mas.” Pagar itu kini berdiri kokoh. Tingginya hampir dua meter, mengelilingi rumah Yitno dari depan hingga ke belakang. Besi-besi hollow berdiri tegak, dicat abu-abu gelap. Di bagian depan, pintu pagar dilengkapi gembok besar dan rantai pengaman. Dari luar, rumah itu tampak seperti benteng kecil yang tertutup rapat—berbeda sekali dari rumah-rumah lain di dusun itu yang terbuka dan ramah pada siapa pun yang melintas.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai rantai pagar rumah
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Brakkk Sebuah pintu besar terbuka secara tiba-tiba, sebuah pintu yang terbuat dari kayu jati, dengan gagang pintu yang terbuat dari besi bulat yang sangat berat. Rumah yang megah dengan pagar bambu yang membentang mengelilingi rumah tersebut. Sebuah gapura besar dengan atap rumbia menjadi pembatas antara jalan dan halaman rumah itu.
10126.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai rantai pagar rumah
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
MENIKAH DENGAN SULTAN

MENIKAH DENGAN SULTAN

Daun-daunnya panjang dan ramping berwarna hijau dan bergaris tepi keunguan membuat semua area rumah yang akan mereka tempati begitu asri. Keduanya juga membeli pohon mangga yang sudah ditanam oleh orang suruhannya hari kemarin. Pohon mangga itu dijejerkan di halaman, berselang dengan beberapa jenis pohon buah lainnya. Ada pohon rambutan, lengkeng dan satu rambatan untuk anggur. Rinai yang terbiasa hidup di kampung sengaja meminta konsep rumah alami untuk tempat tinggal mereka. Wira pun setuju, apa saja yang membuat sang istri bahagia maka dengan senang hati dia akan mengikutinya.
9.9259.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.1K kali sebagai rantai pagar rumah
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Novan Sulistiawan
Sangat bagus, menginspirasi dan banyak sekali pesan pesan moralnya. Ceritanya nggak bertele-tele dan Semoga kedepannya author makin sukses dengan kisah2 positif lainnya. Terimakasih banyak atas karya nya ...
Mang Tarja
ceritanya seru dan menarik.. saya suka dgn alur cerita yg tidak monoton terutama bisa buat jantung kaya naik roller coster terimakasih sudah mengisi waktu luang saya dgn cerita sebagus ini saya ikuti terus cerita2 yg lain dari author ini sampai selesai.
Baca Semua Ulasan
CINTA TERLARANG SANG IBU SUSU

CINTA TERLARANG SANG IBU SUSU

”Ini dia,” gumamnya saat melihat rumah dengan papan kecil bertuliskan ”TERIMA KOS MURAH” yang tertempel di pagar besi setinggi kepala orang dewasa. Miranti mendorong pagar yang tidak terkunci itu dan melangkah masuk ke halaman depan yang lumayan luas. Rumah kos itu berupa bangunan dua lantai dengan cat putih yang sudah mengelupas di beberapa bagian. Beberapa jemuran tergantung di balkon lantai dua, dan sepeda motor terparkir di sudut halaman. Miranti menuju bangunan rumah yang dekat dengan gerbang utama. Belum sempat ia mengetuk pintu, seorang pria keluar dari dalam rumah.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai rantai pagar rumah
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Mirabilis

Pendekar Pedang Mirabilis

Rumah itu sangat megah dengan halaman luas, dikelilingi pagar tinggi dari papan tebal. Brak! Banga menendang pintu gerbang sehingga palang pintu patah dan pintu terbuka lebar. Di dalam sudah menunggu satu kompi prajurit sena dan dua puluh pendekar bayaran. Kepala kampung berdiri dengan pongah di beranda, diapit kepala legiun dan ketua pendekar.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai rantai pagar rumah
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Tulang Punggungmu, Mas!

Aku Bukan Tulang Punggungmu, Mas!

kata Rani masuk akal. “Apakah rumah ini rawan pencurian?” Aku tidak pernah melihat halaman belakang. Jadi, tidak tahu tentang keamanan rumah ini. Namur pagar depan yang setinggi satu meter lebih dan tidak ada celah lubah di bagian bawah membuat orang-orang di luar sulit untuk mengintai.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai rantai pagar rumah
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Di antara itu semua Jimatlah yang paling kusam, kusut, namun semangatnya menggebu-gebu. Lima belas menit dengan berjalan kaki akhirnya mereka sampai di pelataran rumah pak RT. Pintu rumah tampak terbuka lebar, sepertinya pak RT menunggu di dalam. Di halaman rumah luas itu tumbuh subur rumput-rumput yang terpotong rapi, sisi kanan-kiri dipenuhi dengan pohon ceri. “Ini rumahnya?” tanya Jimat.
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai rantai pagar rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status