Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

**BAB 50: Misi Pembersihan Kosmik** **PART 4: “Waktu Nol yang Bocor” Langit yang semula berwarna kelabu kini berubah jadi seperti retakan jam kaca. Setiap garis waktu terlihat seperti serpihan yang saling menabrak, berkilau lalu hancur, menyisakan suara berdenting—suara waktu yang bocor keluar dari ruangnya sendiri. Aaron menatap ke atas dengan ngeri. “Waktu… rusak?” katanya pelan, suaranya gemetar.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as ravages of time
Read
+Library
Two Times

Two Times

"Selanjutnya adalah Barry, dia sisi lain dari dirinya yang menunjukkan sikap dingin, kasar dan angkuh dan bisa berbuat sesuatu yang merugikan dan membahayakan dirinya sendiri." "Hal berbahaya ? Maksudmu ??" Tanyaku. "Menyakiti orang lain dan hal-hal yang dapat membahayakan dirinya sendiri, dan yang lebih menyulitkan dirinya adalah dia tidak sadar saat dia berubah menjadi sisi dari dirinya yang lain dan dia tidak bisa mengingat waktu dan hari karena perubahan kepribadian yang dialaminya." "Separah itukah keadaanya ?" Tanyaku.
8.68.9K viewsOngoingAdded to Library 292 Times as ravages of time
Read
+Library
PRESENCE & TIME

PRESENCE & TIME

Setelah mengucapkan itu, Nenek penjual bunga mawar itupun pergi meninggalkan Amelyce dengan berbagai ribuan pertanyaan muncul yang belum menemukan titik terangnya. "Garis takdir?" -Presence&Time- Waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam. Hembusan angin dingin menerpa kulit Amelyce yang terbuka, gadis itu duduk di dekat jendela menikmati bentangan bintang di atas sana. Suara daun kering saling bergesekan, udara dingin semakin kencang menerbangkan beberapa helai rambut Amelyce, sepertinya sebentar lagi hujan akan turun.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as ravages of time
Read
+Library
Cinta yang Melintasi Waktu

Cinta yang Melintasi Waktu

Aroma yang sudah lama tidak aku cium tiba-tiba menyerbak ke hidungku, seolah-olah datang dari masa lalu. "Kamu masih sama seperti dulu, selalu lupa bawa payung waktu hujan dan dengan semangat menungguku menjemputmu dari akademi. Tapi, tubuhmu lemah. Memangnya kamu tidak bisa jaga diri dengan lebih baik?" Aku mendongak dan melihat Atmaja. Untuk sesaat, aku mengira diriku sedang bermimpi. Penampilan Atmaja telah berubah. Matanya tak lagi secerah dulu dan dia juga jauh lebih kurus dari dulu. Suaranya terdengar tercekat dan sangat serak.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as ravages of time
Read
+Library
Terperangkap Dalam Siklus Waktu

Terperangkap Dalam Siklus Waktu

Arthur duduk menatap langit, sambil menatap jam tangannya. Arthur menatap langit dan berkata, "Sepertinya sudah waktunya, untuk menjalani kehidupan yang seperti neraka." gumam Arthur. Saat jarum jam menunjukkan tepat pukul dua belas, Arthur berguling-guling di atas tanah. Membuat dirinya penuh dengan debu dan tanah yang kotor. Tak hanya itu saja, ia juga melukai dirinya hingga berdarah dan memar di sekujur tubuh.
677 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as ravages of time
Read
+Library
Waktu Tak Bisa Menjaga Cinta

Waktu Tak Bisa Menjaga Cinta

Rasanya seperti mengunyah daun sirih pahit, rasa pahit itu perlahan meresap hingga ke seluruh tubuh. Entah kenapa, aku teringat masa lalu. .... Beberapa belas tahun yang lalu, ibu Rama, Helen Sumardi, datang berlibur ke desa kecil kami di pegunungan. Saat itu musim banjir, aliran sungai yang kecil berubah menjadi arus deras hanya dalam beberapa detik. Dia tidak sempat menghindar, dan tersapu banjir. Ayahku kebetulan sedang di gunung. Tanpa menghiraukan bahaya, dia menyelamatkan ibu Rama, tetapi kehilangan satu kakinya.
7.0K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as ravages of time
Read
+Library
Broken Vessel

Broken Vessel

Kali ini aku langsung mengerti dengan apa yang dia jelaskan. Benar juga, 'Arte' milik Prof. Hora adalah manipulasi waktu. Jadi, itu memungkinkan baginya untuk memutar balik waktu. Sungguh kekuatan yang terlalu kuat untuk seorang manusia. "Ngomong-ngomong, apa benar kamu menyerang Tabella dan Layla?" tanya Prof. Hora dengan tiba-tiba membuatku tersentak kaget. Aku menggigit bibir bawahku dan meremas selimut yang menutupi tubuh bagian bawahku. "Ternyata berita tentang penyeranganku tersebar luas dengan cepat, ya," gumamku.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as ravages of time
Read
+Library
Waktu Adalah Obat Terbaik

Waktu Adalah Obat Terbaik

Baru saja ingin menanyakan alasannya, telepon itu sudah ditutup duluan. Kecepatannya begitu luar biasa, sampai-sampai Edward yang pikirannya sudah kabur karena mabuk, mengira semua yang terjadi barusan hanyalah ilusi. Dia kembali mengangkat gelas dan menuangnya hingga penuh, lalu menenggaknya habis dalam sekali teguk. Namun justru setelah menenggak segelas anggur itu, keinginannya untuk membatalkan pertunangannya dengan Lily semakin kuat.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as ravages of time
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Mereka mengenakan jubah gelap, dengan simbol merah di dada— tanda dari Kultus Pemisah Waktu, kelompok ekstrem yang pernah mencoba mengambil alih kekuasaan kota melalui manipulasi ingatan dan distorsi ruang. Firen menyumpah pelan. “Mereka benar-benar gila.” Elma maju satu langkah, pedangnya terangkat setengah. “Jika mereka membuka kembali celah waktu… seluruh kota ini bisa hancur, bukan hanya dari luar… tapi dari dalam sejarahnya sendiri.” Arven mengangkat tangannya,
101.7K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as ravages of time
Read
+Library
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

“Tepat. Inti Krayth dulunya stabil selama ribuan tahun. Tapi sejak badai ruang melanda sistem ini, keseimbangan gaya magnetnya mulai rusak. Jika tidak segera diperbaiki, planet ini akan hancur dalam satu putaran matahari lagi.” Suasana di ruang kendali mendadak hening. Catherine melirik Axel. “Kalau begitu kita tidak punya pilihan lain. Tapi kita harus pastikan tidak ada distorsi waktu seperti di Vandora. Aku tidak mau lagi pulang setelah tiga hari dan ternyata di luar sudah lewat tiga bulan.” Ravina tertawa kecil. “Tenang saja, Catherine. Kalau waktu melambat lagi, paling tidak kamu masih bisa tidur lebih lama.”
102.2K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as ravages of time
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status