Memory
Pak Aksara yang sudah berjalan dua langkah, berhenti.
"Nama saya Hasna bukan Tina," lanjutku, tersenyum.
"Oh, pantesan kamu tidak menoleh waktu aku panggil Tina. Baik, akan kuingat namamu, Hasna," kata Pak Aksara sebelum melangkah tergesa.
Tentu saja Pak Aksara tidak ingat namaku, selama empat hari bekerja di rumahnya kami jarang bertemu.
Ponselku berdering, ada panggilan masuk dari Lenni. Belum sempat aku tekan terima, panggilan berakhir.
Hot Chapters