Putus Cinta Membuatnya Brengsek
Tapi itu cukup untuk membangkitkan sesuatu yang lama dikubur — keinginan, kemarahan, dan mungkin rasa kalah.
Rehan berdiri, mendekat ke arah bar dapur, menuang sisa wine ke gelas. Tangannya sedikit gemetar, tapi bukan karena mabuk. Kepalanya penuh, pikirannya terbakar.
“Kamu selalu tahu cara bikin aku lupa, ya,” katanya sambil menatap Remaine dari kejauhan.
Remaine tertawa kecil. “Karena aku nggak pernah bohong soal itu, Han. Aku nggak pura-pura sempurna kayak dia.”
Sikat na Kabanata