Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FWB (Friend with Bonus)

FWB (Friend with Bonus)

"Sejak dulu, aku benci melihat bendera kuning di depan rumah-rumah orang. Sebab biasanya, itu tanda bahwa dunia seseorang sedang hancur di sana. Tapi ... aku kadang lupa diri. Bahwasanya, bendera kuning mungkin bukan hanya kepunyaan mereka dan keluarganya, tapi bisa menghampiri aku dan keluargaku kapan saja." -Givanya Nantika Soekma- **** Seseorang mengatakan bahwa regretting the past is like chasing after the wind. Hal itu berarti bahwa segala yang sudah terlewat sangat tidak mungkin diulang sehingga menyesalinya hanya akan menjadi kesia-siaan. Giva sadar itu. Ia dan penyesalannya kini adalah menyatu dengan diri. Dalam pandangan mata yang nanar di balik kaca yang memisahkan itu, hasil dari
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Dia mendorong fakta itu ke samping, dan menegaskan cerita Bree sekali lagi. “Kau hidup kembali setelah dipenggal atau bagaimana?" Bree menggeleng. "Aku tidak hidup kembali. Aku menyebutnya, terlempar kembali ke masa sebelum semua itu terjadi. Tapi dengan ingatan apa yang terjadi tetap ada di kepalaku." “Waktu apa? Kau mengulang waktu?” Rad masih tidak punya bayangan bagaimana caranya, tapi mulai paham.
9.537.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

“Dengan apa yang tak bisa dihitung: cinta, kesetiaan, pengorbanan.” Hujan berubah arah. Bukannya turun, kini ia naik—menyerap kembali kenangan yang tersebar. Setiap tetes yang terangkat membawa gambaran masa lalu: wajah anak-anak, tawa ibu, doa yang terlupakan. Semua kembali ke langit. Dr. Salim berbisik, “Mereka menyalin seluruh kenangan umat manusia, mengarsipkannya di awan digital. Ini… bukan penghancuran. Ini pengadilan.”
959 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

Bahwa wanita itu masih mengingat hal-hal kecil tentang dirinya, hal-hal yang dulu menjadi kebiasaan manis di antara mereka sebelum semuanya hancur. "Terima kasih, Melati," ucap Arthur tulus, matanya menatap lekat wajah cantik itu dengan penuh rasa syukur dan penyesalan yang masih tersisa. "Benar-benar terima kasih. Rasanya sama persis seperti dulu... rasanya seperti pulang ke rumah."
494 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Ia merasa kesal, mengapa tak Mamak jelaskan saja semuanya agar lebih mudah. “Mak,” “Hmm?” “Apa benar aku hanya bisa lihat masa lalu orang waktu saling tatap mata?” “Nah, itu tau! Apa lagi?” seru Mamak girang masih dengan mulut penuh makanan. “Mmm ... yang bisa kulihat cuma masa lalu yang lagi dipikirin sama orang itu? Makanya tadi yang aku liat Mamak Bapak lagi di pelaminan.” “Cocok! Apa lagi?” Wira menggeleng. Mamak menelan nasi terkahir dalam mulutnya. Ia lalu meneguk habis segelas air mineral kemasan. “Mamak ada satu pesan buatmu, Wir,”
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
Jadi Istri Dadakan

Jadi Istri Dadakan

"Kalau memang kenangan masa lalu, mungkin yang kamu rasakan itu hanya sekedar rasa rindu pada saat itu." Meski terlihat acuh, ucapan Faryn sarat akan makna. Seolah wanita itu memahami apa yang ia rasakan saat ini. Tentu saja, Faryn tahu. Karena ia juga masih mengingat mimpinya tempo hari yang membuatnya sampai sekarang masih bertanya-tanya. Sampai akhirnya ia menemukan sebuah kalimat pada sebuah artikel opini yang mengatakan bahwa bisa jadi mimpinya itu adalah sebuah kenangan yang ia lupakan.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
Bayang Masa Lalu

Bayang Masa Lalu

Bab awal menunjukkan jika seorang pemeran utama meninggal dunia, kemudian terlahir kembali pada tubuh orang lain. "Divonis hilang ingatan, tapi bukan sepenuhnya hilang ingatan. Orang yang mengalami reinkarnasi selalu bertindak sesuai kehendak hati, tapi merasa bukan dirinya?" Rama membaca kutipan yang tertera pada awal paragraf di bawah judul. Tok-tok-tok. Tengah serius membaca paragraf demi paragraf dalam buku, seseorang datang ke ruang kerja Haris.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

"Kamu mengalami amnesia retrograde." Biyan tercengang. "Dok, bukannya kalau kena amnesia aku akan lupa banyak hal? Tapi kenyatannya aku masih ingat nama, bahkan ibuku." "Amnesia retrograde bukan jenis yang bikin orang-orang kehilangan ingatan secara menyeluruh. Dalam kasus ini, kamu kehilangan sebagian ingatan," Gumilar menjelaskan. "Lebih tepatnya, kamu kehilangan persepsi waktu. Makanya saya tanya soal tahun kemarin."
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
Istri Satu Juta Dollar Sang Tuan Muda

Istri Satu Juta Dollar Sang Tuan Muda

Ia hanya bisa diam-diam mengulas senyum tipis. "Apa kamu ingat, Arsen?" tanya Airina. "Ingat apa, Airina?" Arsen berbalik tanya. Arsen menatap wanita di sampingnya dengan intens, dengan tanda tanya yang menggantung. "Emm, aku teringat saat kita masih mahasiswa, lihat pameran seni gratisan," ucap Airina dengan menutup mulutnya.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

“Aku bisa memberimu tujuan baru. Kita bisa menghancurkan segalanya. Bukan karena benci. Bukan karena dendam. Tetapi karena… kita bisa. Karena itu adalah ekspresi kekuatan tertinggi. Menciptakan itu membosankan. Namun melenyapkan… melenyapkan itu adalah sebuah seni.” "Tidak..." gumam Dipasena. Ia memegangi kepalanya yang mulai berdenyut sakit. Bayangan-bayangan bermunculan di benaknya: wajah keluarganya yang bersimbah darah, senyum licik para sesepuh, mata Anggrawati yang penuh konflik. Setiap ingatan terasa lebih tajam, lebih menyakitkan, diresapi oleh kehadiran jahat Ki Rembong.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai reminiscing artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status