PEMBALASAN DEWA MAUT
“Aku bisa memberimu tujuan baru. Kita bisa menghancurkan segalanya. Bukan karena benci. Bukan karena dendam. Tetapi karena… kita bisa. Karena itu adalah ekspresi kekuatan tertinggi. Menciptakan itu membosankan. Namun melenyapkan… melenyapkan itu adalah sebuah seni.”
"Tidak..." gumam Dipasena. Ia memegangi kepalanya yang mulai berdenyut sakit.
Bayangan-bayangan bermunculan di benaknya: wajah keluarganya yang bersimbah darah, senyum licik para sesepuh, mata Anggrawati yang penuh konflik.
Setiap ingatan terasa lebih tajam, lebih menyakitkan, diresapi oleh kehadiran jahat Ki Rembong.
ตอนยอดนิยม