Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMBISI WANITA SIMPANAN

AMBISI WANITA SIMPANAN

"Tapi kandunganmu sudah tidak muda lagi. Sudah lebih dari dua bulan. Apa tidak bahaya melakukan aborsi?" "Banyak kok orang yang melakukan aborsi. Mereka baik-baik saja. Ayah dan ibu tenang saja kalau soal ini. Aku janji, setelah ini aku tidak akan menjadi wanita yang bodoh lagi. Aku akan mendapatkan pria kaya raya tanpa harus menghamili diri sendiri." Rini berdiri dari duduknya. "Sudah ya, yah, bu. Aku mau istirahat dulu sambil cari tahu jasa aborsi." Rini lalu masuk ke dalam kamarnya, membaringkan diri, lalu menghubungi seseorang lewat ponsel. "Jasa aborsi? Untuk apa kamu cari jasa aborsi? Siapa yang mau aborsi?"
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
Ambisi Ibu Tiri

Ambisi Ibu Tiri

"Dia masih berani muncul? Benar-benar nggak tahu malu." "Apa kali ini dia mau pakai kekuasaan lagi buat menekan opini publik? Kami nggak akan tunduk pada kapitalisme!" "Hah, siapa sangka, gadis yang kelihatannya baik-baik begini ternyata perbuatannya keji sekali." Aku tidak memperhatikan lagi semua komentar itu, lalu dengan lugas berkata, "Halo semuanya, aku Maura, orang yang menjadi pusat perbincangan di internet belakangan ini."
9.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

nasehat Rina penuh penekanan. "Mana tahu Tuhan punya rencana buat kalian berdua. Kesuksesan dan keberhasilan telah menunggu kalian dengan cara lain yang telah Tuhan siapkan. Tinggal kalian berdoa dan berusaha untuk mendapatkan takdir baik kalian," tambah Rina kembali untuk memotivasi sahabatnya. "Aamiin ...." Dea dan Eli menjawab serentak. "Semoga keberuntungan dan nasib baik berpihak kepada kita," harap Dea semangat.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
Angkasa

Angkasa

tanya cewek berambut blonde itu dan mengedip genit kepadanya. "Maaf anda mau pesan apa?" Angkasa mengalihkan pembicaraan. Terbilang masih muda diantara pekerja kafe ini wajah Angkasa terlihat baby face, dan seperti remaja ganteng masa kini? "Minta nomornya dong." godanya lagi. "Oke, nomornya 42." jawab Angkasa melenceng malah ke ukuran sepatunya. Cewek ini sebal, nomor ponsel bukan itu sayang!
85.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Suami Yandere (Indonesia)

Terjebak Cinta Suami Yandere (Indonesia)

Vera berdiri sambil bertopang dagu serius dengan kepala ditundukkan, persis seperti seorang detektif yang tengah menarik sebuah deduksi singkat. “Apa kamu tahu siapa namanya?” “Namanya Aisyah Giandra. Panggilannya Icha. Dia kerja di bagian pemasaran.” “Haish! Nama begitu bagus! Kelakuan iblis!” maki Risa, langsung buru-buru kembali ke lift dan memencet lantai berikutnya. “Semangat, Risa! Labrak dia! Aku tunggu perkembangannya, ya! Masih ada laporan yang harus aku kerjakan dulu!” seru Vera sambil melambaikan tangan penuh semangat.
1024.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

****** Bersambung .
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
Pesona Panas Asisten Dingin

Pesona Panas Asisten Dingin

Abizar bertanya dengan sopan, suaranya masih berat namun terdengar lebih lembut. "Bisa... Celine ada di kamarnya," jawab Ayana cepat, pandangannya terpaku pada The Constellation. "Good!" Abizar tersenyum tipis. "Ini untuk Nyonya. Lain kali aku akan memberikan berlian langka dari Afrika, mungkin The Eye of Africa, untuk Anda." "Ok. Kau bawa saja Celine, menginap pun boleh," kata Ayana, masih terpesona. Abizar tersenyum lagi, lalu melewati Ayana yang masih terkagum-kagum dengan The Constellation, langkahnya menuju kamar Celine begitu tenang dan penuh keyakinan.
10936 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
Istri kedua pilihan mertua

Istri kedua pilihan mertua

Abi terbangun dengan mata memerah. “Mas, paman paling tidak suka obrolannya diabaikan,” bisik Risya di telinga Abi. “Aku ngantuk,” jawab Abi singkat. “Kita ke belakang yuk. Aku buatkan kopi,” ajak Risya.
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
Sang Pengacara

Sang Pengacara

Tidak perlu lagi ada perasaan risih, dan kesal ketika melihat wajah Fika yang berada satu ruang dengannya. “Tapi, dia masih jadi asprimu, sampai waktu yang sudah ditentukan,” tekan Rasyid. Setelah ini, entah siapa lagi yang akan Rasyid dengatkan dengan Abi. “It’s oke,” kata Abi seraya mengangguk. Setelah ini, Abi hanya tinggal memikirkan tentang Vira. Entah cara apa lagi yang bisa Abi lakukan, untuk menjadikan wanita itu miliknya. Vira terlalu keras, dan tegas, hingga pendiriannya sangat tidak bisa digoyahkan.
1046.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
Cinta Abu-Abu

Cinta Abu-Abu

Fanya berpikir lagi. “Berbakat juga.” “Kayak?” “Ya… punya sesuatu yang bikin dia beda.” “Anjay,” Marni tepuk meja pelan. “Dalem.” Fanya ketawa kecil. “Apaan sih.” “Udah, lanjut.” Dan tanpa sadar… suara langkah seseorang berhenti di balik rak minuman dekat meja mereka. Brian. Cowok itu awalnya cuma mau beli air mineral sebelum masuk kerja kelompok.
233 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai resi abiyasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status