Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

Lebih lirih “Ay…” Panggilan itu… nada itu, itu panggilan sayang Adrian dulu padanya, Ayla sempat tertegun mendengar itu, ia menatap mata Adrian sayu, emosinya bercampur seolah memori kebersamaan mereka dipanggil ke momen itu, begitu juga Adrian. Adrian kembali meraup bibir Ayla dengan bibirnya, kali ini bukan kasar, kali ini lebih lembut, lebih… rindu.
713 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as rindu bayangan
Read
+Library
Bayang-bayang Kematian

Bayang-bayang Kematian

"Kau mulai membuka indera keenam mu, tapi jangan terburu-buru. Ingat, pengendalian itu penting. Setiap bayang-bayang yang kau lihat bukan hanya tanda kematian, itu adalah peringatan. Kau harus bisa memahami apa yang sedang terjadi sebelum bertindak." Alex membuka matanya perlahan, matanya terfokus pada wajah Alexa yang penuh harap. Ia merasa bingung, apa yang sebenarnya dimaksudkan dengan "memahami" itu? Bukankah bayang-bayang itu hanya menunjukkan bahwa seseorang akan mati? Tapi kenapa ia merasa seperti ada sesuatu yang lebih besar di baliknya?
856 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as rindu bayangan
Read
+Library
ALASAN SUAMIKU MENDUA

ALASAN SUAMIKU MENDUA

Tanpa sadar kedua netra teduh itu berkaca-kaca, ketika mengawang di kepalanya bayangan dirinya yang tengah bersanding di pelaminan di dampingi kedua sosok yang selalu ia rindui hingga detik ini, bayangan yang hingga kapan pun hanya akan mengawang di kepalanya dan tak akan pernah menjadi nyata. Bulir itu akhirnya jatuh di pipi mulus Zia, mengalir lembut hingga bermuara di dagu dan jatuh ke pangkuannya. Nyatanya, rindu pada mereka yang telah berbeda alam, jauh lebih menyakitkan dibandingkan rindu karena terpisah jarak sejauh apa pun.
10104.9K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as rindu bayangan
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Cahaya terakhir menyorot bayangan mereka di tanah — dan untuk pertama kalinya, Aira melihatnya jelas. Ada bayangan kecil di belakang bayangan mereka. Berbentuk seperti anak. Tingginya tidak sampai pinggangnya. Tidak bergerak, hanya berdiri diam, seperti sedang menunggu izin untuk ikut berjalan. Aira menahan napas. “Rendra…” “Aku tahu,” jawabnya tanpa menoleh. Suaranya pecah pelan. “Aku sudah merasakannya sejak kita memasuki jalan ini.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as rindu bayangan
Read
+Library
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Linda menyelidiki. "Bukan aku dok, tapi kak Rini." Jawab zahra sambil menunjuk Rini. Segera dr.Linda dan kedua suster itu menghampiri Rini namun badannya kini mulai membiru. "To-lo-ng d-o-k." Ucap Rini pelan dan pada akhirnya penglihatannya pun gelap. Bersambung... Jangan lupa tinggalkan jejak ya kakak 😊😊😊😍😍😘😘🙏🙏🙏
106.4K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as rindu bayangan
Read
+Library
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

' batin Kenzo. Matanya berkaca - kaca seakan tidak kuat menahan rasa rindunya pada Mama Ayu yang sudah dia anggap sebagai ibunya sendiri.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as rindu bayangan
Read
+Library
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

Dia jauh lebih tenang dan ceria. Untuk beberapa detik, aku terpana melihat oretan tangan Fadilah. Gambarnya detail dan padu padan warnanya sesuai. Berikutnya dahiku mengernyit heran. Gambarnya bagus dan rapi, tetapi kenapa yang digambar seperti tampilan Reog? "Bagus banget, ini gambar apa, Sayang?" tanyaku hati-hati. "Ini teman aku, Kak Rindu. Dia yang selalu jagain aku kalau tidur. Biar nggak diganggu terus sama nenek sihir yang jahat." Fadilah berkata serius.
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as rindu bayangan
Read
+Library
Bayangan Hati

Bayangan Hati

Angin bertiup ringan, menyapu permukaan danau kecil itu dan membawa serta aroma air yang menenangkan. Di salah satu sisi danau, di bawah rindangnya pohon maple, Robin Van Robert (58) tengah duduk santai di kursi lipat, berdampingan dengan Joseph Dimitri (86), sahabat lama mendiang ayahnya yang telah tiada. Di hadapan mereka, dua batang pancing berdiri tegak, ujung senarnya tenggelam dalam air yang tenang.
611 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as rindu bayangan
Read
+Library
Menari dengan bayanganmu

Menari dengan bayanganmu

“Jangan dilihat, nanti lo pilek.” *** Setelah senam, lomba renang antar kelas akan di mulai. Khusus akhir bulan memang selalu diadakan free class, setidaknya hari ini otak murid Mediterania bisa rehat sejenak. Luna mengedarkan pandangannya, tatapannya lantas tertuju pada Nora yang sedang berbincang dengan seorang teman di pinggir kolam. Nora Terlihat sedang menyemangati teman-teman kelasnya yang ikut lomba.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as rindu bayangan
Read
+Library
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

‘‘Mulai sekarang, biasakan lah berjalan di sampingku sambil bergenggaman tangan karena kita akan sering melakukannya”… ujar Ganesha sambil menggenggam tangan mungil Ganindira, berjalan kearah mobilnya berada. Dada Ganindira menghangat atas perlakuan Ganesha kepadanya. Meskipun mereka baru berkenalan, entah kenapa Ganinidra merasa telah lama mengenal Ganesha. Entahlah, Ganindira bingung sendiri dengan pikirannya yang barusan, terdengar sangat mustahil. ⸙⸙⸙ Hamparan air berwarna biru terlihat sangat menenangkan. Aroma laut yang segar membuat siapapun merasa nyaman. Itulah yang di rasakan Ganindira.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as rindu bayangan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status