Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sekuntum Rindu

Sekuntum Rindu

Di suatu sore, di sebuah kawasan perumahan mewah di Bukit Kendal Asri suasana nampak tenang dan nyaman. Dari balkon rumah Pak Abdi pemandangan sungguh nampak elok, dimana Gunung Ungaran, Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Gunung Andong terpapar dengan jelas. Nando yang sedang menghadap kopi panas dan kue coklat kesukaannya tengah berbincang dengan Ibu dan Ayahnya. Di sekitar tempatnya duduk terdapat susunan pot yang berisi bunga matahari. Nando tersenyum, 'biarpun aku tak disini selama empat tahun namun bunga ini tetap mekar. Ah! bunga kenangan yang mempesona. Nayla, bunga ini ibarat dirimu, walaupun tidak dalam jangkauan mata namun tetap ada dalam ingatan'. Kopi yang terletak dihadapan pun i
102.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as rindu terpendam
Read
+Library
Nikah Yuk!

Nikah Yuk!

Adek Rindu Abang Dinda terduduk lemas di pinggir ranjang, untung saja dia tadi hanya berteriak di dalam hati saja. Jika dia tidak bisa mengontrol emosi, maka sudah di pastikan saat ini sudah banyak orang yang berlarian ke kamarnya. Gadis itu mengatur nafas yang menjadi sesak, lalu dengan pelan dia memukul dadanya. “Gila! Kenapa aku sampai berfikir Bang Rendra akan meninggalkan aku hanya karena masalah sepele itu?”
103.9K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as rindu terpendam
Read
+Library
Suami tanpa Pilihan

Suami tanpa Pilihan

Namun, melihat keseriusan Rindu dalam mengubah karakter itu, dia tahu ada sesuatu yang berbeda di benak temannya itu. “Percaya deh ini akan jauh lebih seru,” jawab Rindu santai, meskipun dalam hatinya, dia tahu bahwa apa yang dia tulis adalah manifestasi dari perasaan terpendamnya terhadap Tristand. Dengan setiap kata yang dia ketik, seolah-olah dia sedang melepaskan frustrasinya pada pria dingin yang menjadi suaminya.
8.31.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as rindu terpendam
Read
+Library
DUSTA SEORANG SUAMI

DUSTA SEORANG SUAMI

Bertahun-tahun Hanun menerima kebohongan Rindu. Pikiran Hanun mengembara di atas hamparan sajadah yang menjadi saksi bisu pengungkapan lukanya. Benarkah hanya ini rahasia yang disimpan Rindu untuknya? Atau masih banyak rahasia lain yang belum terungkap?
1056.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as rindu terpendam
Read
+Library
MENARI BERSAMA HUJAN

MENARI BERSAMA HUJAN

kata Rindiani Rindiani lalu beranjak pergi untuk mandi setelah seharian ia bekerja, tak berapa lama setelah ia mandi ia keluar kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk di tubuhnya Langkah kakinya tiba tiba berhenti saat ia melihat seseorang sedang duduk di Sofa dan menatap Rindiani tanpa berkedip "Aaaaa" Teriak Rindiani saat saat melihat tatapan pria itu lalu buru buru masuk kedalam kamar Setelah mengenakan pakaian ia pun keluar kamar ingin memarahi pria itu karena ia merasa malu bercampur emosi "Hei orang mesum, bisa gak kalau masuk jangan pas waktu kayak tadi ?" ucap Rindiani setelah sampai di tempat pria itu dengan nada emosi
103.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as rindu terpendam
Read
+Library
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

"Ada. Uang dari kamu sejak dulu ternyata disimpan Emak, dibelikan emas sedikit demi sedikit. Kekurangannya kakak yang tambahkan." "Waduuh, kan kakak jadi repot. Kenapa nggak ambil uang mahar Rindu aja, sih, Kak?" "Eh, sembarangan kamu. Uang mahar itu nggak akan diusik-usik kalau tidak darurat yang paling darurat keadaannya, Rin. Itu dianggap uang mati, uang yang tidak bisa diganggu gugat!" tegasnya. "Lah terus kenapa dialih ke nama Rindu, Kak?"
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 831 Times as rindu terpendam
Read
+Library
RINDU MENJANDA

RINDU MENJANDA

Aku terhenyak mendengar perkataan Indah. Entah ini kebetulan nama yang sama dengan orang yang berbeda. Atau bahkan benar, kalau mama Indah itu adalah orang yang sedang dalam penyelidikanku saat ini. “Kok, Bu Rindu diam?” tanya murid cantikku itu polos. “Nggak apa-apa, Nak, Ibu hanya terpesona mendengar ceritamu tadi. Bagus banget.”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as rindu terpendam
Read
+Library
Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

Kemudian, dia menyematkan cincin ke jari Saskia dan mengganti pakaian mereka dengan pakaian yang mereka kenakan di hari pernikahan mereka. Collin bergumam pada Saskia, “Semua hadiah yang pernah kamu berikan padaku sudah kubuang ketika kamu meninggalkanku. Begitu membuangnya, aku langsung nyesal dan bahkan membongkar tong sampah untuk memungutnya kembali.” “Setelahnya, aku menunggumu semalaman di bawah apartemenmu. Selama kamu setuju untuk kembali padaku, aku bersedia melakukan apa pun. Tapi, kamu nggak turun.”
30.0K viewsCompletedAdded to Library 599 Times as rindu terpendam
Read
+Library
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

Bara kemarahan bercampur rindu yang membeku di dada. Ia mengingat mencari petunjuk: apartemen kosong, laci rapi, buku-buku di tempatnya. Tidak ada catatan, tidak ada pesan. Hatinya seperti teriris, tapi ia menolak terlihat lemah. Setiap malam ia mengulang pertanyaan itu: “Kenapa dia pergi begitu saja?” Kembali ke rapat
681 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as rindu terpendam
Read
+Library
Bukan Cinderella

Bukan Cinderella

“Marahmu, Rin.” “Aku nggak marah, cuma kesel!” Meskipun sudah menghabiskan uang Reno di beberapa butik, amarah Rindu belum juga reda. “Kamu gampar, kek, Ta. Atau, balas omongan orang itu.” Lita justru terkekeh santai menanggapi ocehan Rindu. “Aku sudah kebal. Males juga ngeladenin tong kosong kayak Anin. Dia itu cuma lagi nyari perhatian. Eh bentar.”
1043.4K viewsCompletedAdded to Library 954 Times as rindu terpendam
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status