Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang
Namun, angan Songrui terinterupsi kala mendengar sang guru berucap, “Mendapatkan murid sepertimu adalah cobaan terbesarku.”
PLUK!!
Bunyi benturan terdengar. Songrui bertelut di depan sang guru penuh hormat.
Ia tersenyum bahagia. Meski tampak tidak menyukainya, secara tidak langsung sang guru telah mengakuinya sebagai murid. “Guru, terima kasih! Aku, Xiongrui, akan memastikan guru melewati cobaan ini dengan cepat!”
“Ck!" decak malas sang guru, "berdirilah! Akan semakin sulit bagiku jika memiliki seorang murid yang meridian dan lututnya telah hancur!”