Gairah di Balik Tirai Kehidupan
Ruangan mungil itu terasa hangat, jujur, dan menyambut—seperti pelukan yang tak banyak bicara, tapi cukup untuk menenangkan.
Ukuran ruang hanya sekitar tiga kali empat meter, tapi sebuah jendela besar menghadap timur terbuka lebar, membiarkan cahaya pagi menyusup masuk dengan lembut. Alena berdiri di tengah ruangan, membayangkan kanvas tergantung di dinding, cat minyak yang mengering di palet, dan dirinya duduk bersila di lantai, melukis dalam keheningan yang damai.
"Ini sudah termasuk listrik, air, dan Wi-Fi, Mbak. Kalau mau ambil kontrak setahun, bisa saya kurangin harganya sedikit," kata Pak Budi, pemilik unit itu, dengan senyum ramah.
Hot Chapters