กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

balas Reva. "Baiklah. Aku minta maaf. Kalau begitu aku ingin ajak kamu jalan-jalan malam nanti deh. Kamu mau nggak?" ajak Roy. "Ya sudah aku mau," jawab Reva. Malam harinya sesuai janji Roy, ia mengajak Reva keluar. Roy mengajak Reva ke sebuah rumah makan mewah dengan berbagai fasilitas yang ada. Baru terlihat dari luar sudah terlihat batu marmer yang menjadi dinding bangunan tersebut. Terdiri dari dua lantai dan menuju ke lantai dua dengan menggunakan lift yang ada di depan langsung.
16.5K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 625 ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่าน
+ห้องสมุด
Penghuni

Penghuni

tanya Heru tajam. "Pesugihan dan tumbal," jawab Pak Yanto dengan wajah serius. "Burhan mengincar perantau yang tinggal sendirian dan jauh dari keluarga. Sepuluh tahun lalu, Dyah menyewa kamar di rumah itu. Dia sendirian. Bagi Burhan, Dyah adalah target yang sempurna karena kalau dia hilang, tidak akan ada yang langsung mencari. Mayatnya dikubur di dapur untuk dijadikan 'jangkar' energi hitamnya."
ตอนยอดนิยม
1.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 41 ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่าน
+ห้องสมุด
Suara Hantu di Kamar Tamu

Suara Hantu di Kamar Tamu

Suara Hantu di Kamar Tamu Part 1 : Suara Hantu "Pa, di rumah kita kayaknya ada hantu deh," ujar Arsha, putri pertamaku yang kini duduk di kelas VIII Sekolah Menengah Pertama. "Iya, Pa, Arka juga ngira gitu deh .... " timpal putra keduaku, dia kelas 5 Sekolah Dasar. "Masa sih?" tanyaku acuh sambil terus menyendok nasi goreng ke mulut.
1023.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 907 ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่าน
+ห้องสมุด
Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!

Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!

Asap mengepul dari pembakar dupa. Dengan mata setengah tertutup, dia menggumamkan mantra dalam nada yang khidmat. Tidak jauh dari altar, Anton berdiri dengan raut wajah serius. Tadi malam di rumah Mawar, dia dirasuki oleh hantu "Dhana", dan kemudian di rumahnya sendiri, hantu itu menodongkan pisau ke lehernya. Anton masih dapat merasakan sisa-sisa ketakutan setiap kali mengingatnya.
8.540.7K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.0K ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่าน
+ห้องสมุด
Hello, My EX

Hello, My EX

Lagipula, Raga baru saja ditolak secara tidak langsung. Menghabiskan waktu bersama membuat mereka tidak sadar bahwa waktu sudah semakin sore. Setelah nyaris berkeliling kawasan Dufan, mencoba berbagai wahana dan makanannya, keduanya berakhir di dalam sebuah bianglala yang merupakan ikoniknya Dufan. Dari ketinggian 33 meter, Bianglala yang Rea dan Raga tempati kini berhenti tepat di puncaknya. Mereka memandang kebawah dengan gemerlap lampu yang berwarna-warni. Semuanya tampak kecil di matanya.
108.5K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 203 ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่าน
+ห้องสมุด
The Curse Of A Vampire Prince

The Curse Of A Vampire Prince

Sejak Anggelica di kamar itu, Druf mencium bau David ada bersamanya. Druf menghela nafas. Mungkin lebih baik ia segera pulang. Tepat tengah malam Druf check out dari hotel. Ia mengendarai mobilnya begitu cepat. Tak butuh lama ia sampai di kota kecilnya. Di belokan nanti ia sudah bisa melihat rumahnya. Namun sekelebat bayangan membuatnya memelankan laju mobilnya. Ia mematikan mesinnya. Ditajamkannya pendengaran. Menurut suara yang di tangkap telinganya ia mengira ada tiga orang bersembunyi di kegelapan. Menatapnya tajam. Druf keluar. Tangannya ia masukkan ke dalam saku.
1.7K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 50 ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่าน
+ห้องสมุด
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia pun menganguk dengan penjelasan Damar dan seketika biang lala mulai bergerak kembali. *** Mereka berdua sangat senang karna biang lala mulai berputar lagi, setelah puas menaiki biang lala damar lantas mengajak delia pergi ke wahana rumah hantu.Delia merasa ragu-ragu karena ia sangat takut kegelapan tapi melihat sahabatnya yang berantusias gadis itu langsung mengiyakan. Mereka berdua melangkah di bibir pintu rumah hantu yang menyeramkan. Di penuhi jaring laba-laba dan lampu yang begitu redup menambah kesan menakutkan. Delia sontak memegang erat tangan damar dan ia berusaha menunduk agar tidak terlalu takut.
106.1K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 219 ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่าน
+ห้องสมุด
Om, Nikah, Yuk!

Om, Nikah, Yuk!

Dipelototin penjaganya. Puspa : Guys, aku gemetaran. Irawan : Hawa di bungalo samping kanan, berat banget. Pandu : Yang di kiri juga sama. Najmi : Aku kesal, mau ngecek garasinya, malah diusir. Lathan : Ada sesuatu di kamar depan lantai 2. Mizan : Yoih. Warna hitam Zulfi : Coba itu, Kelompok Pengejar Hantu, W digeret keluar!
102.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 90 ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่าน
+ห้องสมุด
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

Sang hantu menatap Madun dengan tatapan tidak percaya. ​"Heh! Kamu ini manusia kurang ajar banget ya!" semprot sang hantu kesal, melipat tangannya di dada meniru gaya Madun. "Saya ini penunggu resmi vila ini sejak zaman VOC Belanda tahun 1800-an! Harusnya kalian datang itu pasang dupa, sembunyi di bawah selimut ketakutan, bukan malah protes jam istirahat saya!"
67.1K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 240 ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่าน
+ห้องสมุด
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Aku tidak melihat apa-apa, selain ular piton bergelantungan." Bangunan itu dilindungi kubah labiran sehingga Ben Ren tidak melihatnya. Aneh sekali. Entah apa maksudnya menyembunyikan kuil di tengah hutan buas. "Kau yakin mau menginap di bangunan itu?" "Memangnya bangunan apa?" "Rumah duka." "Sialan." "Aku heran ada rumah duka di tengah hutan alas." Kebiasaan penduduk Dublek jika meninggal dimasukkan ke peti dan disimpan di rumah duka.
9.947.2K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.7K ครั้งในชื่อ rumah hantu dufan
อ่านรีวิว (21)
อ่าน
+ห้องสมุด
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
อ่านรีวิวทั้งหมด
ก่อนหน้า
1
...
5678910
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status