Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Sari bermonolog, jumawa. Sari memang licik. Dia tidak bodoh dengan menyimpan perhiasan itu lebih lama. Wanita itu berniat menjualnya besok, dengan begitu tak ada bukti jika nanti Ayu mencari-cari si pencuri perhiasan itu. *** "Makanan tadi enak banget, Yu. Ambu tidak tahu kalau di sini makanannya enak-enak," ujar Ambu setelah memasuki rumah.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as s montok
Read
+Library
Mantanku Pengawal Pribadiku

Mantanku Pengawal Pribadiku

Suara langkah kakinya yang menjauh perlahan lenyap, digantikan oleh desiran angin sore yang menerobos lewat celah pintu kayu. Kirana masih berdiri mematung di tengah ruangan, memegang map cokelat yang tadi diterimanya. Setelah menarik napas dalam, Kirana melangkah menuju meja rendah di pojok dojo. Ia duduk bersila, meletakkan map di hadapannya. Dengan ragu, ia membuka map itu. Di dalamnya, tertata rapi beberapa lembar dokumen, foto, dan catatan tangan. Nama "Aluna Nada Bestari" tercetak jelas di bagian atas halaman pertama.
921 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as s montok
Read
+Library
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Pos 1: Kandang Monyet Depresi Rombongan berhenti di depan kandang si monyet yang masih duduk melamun menatap tembok. Monyet itu tidak bergerak sama sekali, bahkan saat Victor melempar kacang. "Kok monyetnya diem aja?" protes Victor. "Mati ya?" "Sembarangan," potong Rangga cepat. "Dia sedang dalam fase Deep Meditation state. Monyet ini adalah Guru Spiritual kami. Namanya Master Oogway."
10975 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as s montok
Read
+Library
Mainan Baru Tuan Montevista

Mainan Baru Tuan Montevista

​Di sudut kartu, tercetak jelas: Montevista Group. ​Kepalaku langsung pening. Montevista. Satu nama yang identik dengan kekayaan tak terbatas dan kekuasaan absolut. Nama yang dipimpin oleh seorang pria yang fotonya—selalu tanpa senyum—sering menghiasi sampul majalah bisnis. ​Dia bukan pria asing. Dia adalah Axel Mardon Montevista. Billionaire dingin yang dikenal kejam dan tak tersentuh.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as s montok
Read
+Library
Misi Nona Jahat: Pilih Satu dari Lima Pria Penguasa

Misi Nona Jahat: Pilih Satu dari Lima Pria Penguasa

Hanya kehampaan luas. [Tring!] Tiba-tiba sebuah monitor besar muncul di hadapannya, memancarkan cahaya kebiruan. Tampak seekor kucing kecil bersayap mengepak pelan di sana. [Halo, Nona Elizabeth 0092. Perkenalkan, aku Mong. Mentormu dalam kesempatan hidup kali ini.] “Kesempatan hidup?” ulang Elizabeth. Mong mengangguk. [Benar. Aku adalah tangan kanan Dewa yang ingin memberikanmu kesempatan hidup kedua.]
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 379 Times as s montok
Show Reviews (15)
Read
+Library
nanadvelyns
Dear, pembaca terkasih. Terima kasih banyak untuk yang masih setia menunggu penulis update 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。. Dukungan, perhatian, dan doa yang kalian tinggalkan di kolom komentar sangat berarti! Mulai hari ini novel akan update seperti biasa ya, karena alhamdulillah keadaanku sudah membaik:>. Love youuu
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Mereka yang masih hidup terpaksa menempelkan tubuh ke tanah, tak seorang pun berani mengangkat kepala. Bramasta tiarap, berlindung di balik tunggul pohon yang patah akibat hantaman ledakan. Melalui celah asap tebal yang pekat, dia menatap lurus ke arah kompleks Klan Inti Montara dengan mata memerah dan rahang mengatup rapat. "Sialan!" Dia meludahkan darah yang memenuhi mulutnya ke tanah. "Keluarga Montara ternyata menyimpan senjata berat seperti ini."
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 500 Times as s montok
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Mata Pak Rawa melotot Nyimas tertawa lepas, diikuti Hasta. Pak Rawa juga ikut tertawa melihat gigi Hasta yang hitam akibat bubuk kopi. Suara ketiga orang itu sengat keras mendominasi suara obrolan orang-orang yang sedang beristirahat di warung kopi. Belum ditambah lagi suara uap air panas yang keluar dari lubang kecil meramaikan suasana. Sampai ada seorang yang masuk tak disadari Nyimas dan Hasta.
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as s montok
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

“Uk uk, aak!” “Oh …?” Dia, si peri yang memiliki nama lengkap Sri Pohaci, peri kesuburan yang dapat menyuburkan segala jenis tanaman, juga memiliki bakat keakraban dengan hewan berupa dapat dengan mudah memahami setiap kata yang hewan keluarkan, … secara cepat langsung mengerti semua perkataan penuh umpatan, dari monyet hitam yang besar itu. “Anda memang Masternya Saya, kan? Anda hanya benar-benar sedang dalam bentuk monyet jadi-jadian karena dikutuk oleh Sir Serunting, kan?”
104.3K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as s montok
Read
+Library
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

Dan gunting yang dibawanya terlihat sangat kotor digunakannya untuk memotong roti tersebut. "Makan!" paksanya memasukkan ke mulut menantunya. Hafizah mencoba menutup mulut untuk menolak suapan dari ibu mertuanya, akan tetapi Lestari semakin memasukkan roti kotor itu ke dalam mulutnya sehingga masuk juga ke dalam mulut.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as s montok
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

tanya Dion heran. Dito dan Farrel kompak mengedikkan bahu mereka. "Apa kau belum meminum susumu, Di?" Tanya Farrel. Dion menggeleng, sambil mengunyah dia berkata, "tadi aku meminta di buatkan susu, tapi kata chef Wisnu, di sini tidak ada susu coklat, yang ada hanya ada susu rasa strawberry dan susu sapi." Farrel dan Dito, mereka kompak menggelengkan kepala.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as s montok
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status