Tetanggaku Rajin (Minta)
“Iye, ntar! Masih seru ini! Itu pelakornya bentar lagi pasti kena azab! Kamu berisik amat, sih!”
“Hmm, tuan rumahnya siapa, sih, Yem?” Sebaiknya aku kerjain saja dia. Sedang seru adegan pelakor hampir terkena azab, aku berjalan ke teras depan dan mematikan MCB di meteran listrik. Cklek! Padamlah semua benda elektronik di dalam rumah. Hihihi! Rasakan kamu Sukiyem!
“Yaah, lagi seru-serunya kok malah mati lampu, sih?” Terdengar suara Mbak Kiki dari dalam rumah. Biarin, deh.