Cinta di Antara Sawah
“Aku dukung, Mbak. Kalo perlu bantu bangun, bilang aja. Sawah keluarga gue deket, bisa pinjam tanah buat bioskop loe. Keren, kan, nonton di bawah pohon sawo?”
Sari ketawa dan jarinya nyenggol lengan Ardi saat ngasih kursi. Cahaya proyektor bikin matanya berkilau seperti bintang, pikir Ardi. Mereka duduk sebentar di samping truk dan ngeliat warga yang antri masuk. Suara proyektor berderum pelan dan bau oli mesin bercampur aroma teh warga. Sari cerita soal film favoritnya, “Gita Cinta dari SMA,” dan Ardi mangut-mangut meski gak tahu film itu. “Itu film soal cinta anak sekolah, Ardi. Romantis, tapi sedih. Kayak hidup di desa ini, ya? Penuh mimpi tapi banyak rintangan.”
Sikat na Kabanata