PULANG DARI RANTAU
Lalu mengulurkan plastik warna hitam itu pada Cahaya.
“Ini oleh-oleh dari luar kota buat Baska. Salamin ke Baska, ya! Suruh maen gitu, dicariin Pak Yono.” Dia bicara sambil mengangsurkan plastik itu pada Cahaya.
“Iya, Bu. Makasih banyak, jadi merepotkan!” Cahaya berbasa-basi.
“Enggak, kok, Mbak. Ya dari pada kebuang, kan. Sampean pasti butuh. Baska juga baru kerja, gajiannya masih sebulan lagi, toh?” tukasnya.